Sejarah Danau Toba dan Menjadi UNESCO Global Lewat Pusat Informasi Geopark Kaldera
Sejarah Danau Toba dan Menjadi UNESCO Global Lewat Pusat Informasi Geopark Kaldera
Nusantaraterkini.co, Samosir - Pengunjung yang berlibur ke Samosir wajib tau sejarah penting terbentuk nya Danau Toba dan menjadi UNESCO Global Geopark, lewat gedung pusat infomasi Geopark Kaldera Danau Toba.
Gedung Pusat Informasi Geopark Kaldera Danau Toba ini terletak di Desa Sigulatti, Kecamatan Sianjur Mula Mula, Kabupaten Samosir.
BACA JUGA: Petugas Gabungan Berhasil Menggagalkan Peredaran 2 Kg Sabu
Gedung ini menjadi pusat infomasi sejarah terbentuknya Danau Toba, menceritakan awal mula cerita letusan Gunung Api Toba dikemas dengan menonton dan menampilkan gambarnya.
Penjelasan dengan dibalut dengan teknologi yang sangat canggih sehingga membuat pengunjung tertarik dan mudah dimengerti.
Hal tersebut merupakan bentuk promosi dan penyampaian yang dilakukan ke pengunjung sesuai perkembangan zaman, arsip-arsip dan batu-batu letusan gunung toba yang berumur ratusan hingga puluhan tahun lamanya, peninggalan letusan gunung api toba masih di simpan di museum tersebut.
Bangunan tersebut bisa dibilang juga sebagai museum, gedung ini terbentuk saat tim Geopark tahun 2017 Kemudian dikelola pemerintah atau Dinas Pariwisata Samosir pada tahun 2019.
Santi simanjorang selaku salah satu pengelola gedung pusat infomasi Geopark Kaldera Toba menceritakan sejarah pertama kali letusan gunung toba terjadi di Porsea.
"Sejarah singkat Pulau Samosir dan Danau toba terbentuk saat Gunung Api meletus sebanyak 3 kali. "Yang pertama itu 840 ribu tahun lalu itu yang terjadi di Porsea. Kemudian, kedua 500 ribu tahun yang lalu itu terjadi di Harearanggaol. Dan 74 ribu tahun lalu yang terjadi di Kawasan Sibandang," jelasnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa masih banyak masyarakat indonesia belum tau tentang infomasi kaldera toba.
"Masih banyak di luar sana baik masyarakat indonesia maupun luar belum tau tentang informasi kaldera toba, lalu kedua untuk fasilitas belum maksimal kemudian manajemen juga masih kurang, penemuan geologi juga belum diketahui semua dimana", jelasnya.
Ia berharap agar Kaldera Toba tetap mendapatkan kartu hijau, agar tetap di kenal dunia.
" Saya perwakilan pengelola tempat ini berharap agar Kaldera Toba tetap mendapatkan kartu hijau, agar tetap di kenal dunia. bahwa Kaldera Toba memilik keindahan tersendiri dan keunikan, kemudian saya juga berharap agar Pemerintah berkolaborasi dan bekerjasama dengan masyarakat menciptakan keramah tamahan terhadap pengunjung yang berlibur ke Danau Toba",tutupnya.
Proses Geopark Danau Toba terpilih menjadi UNESCO karena merupakan kawasan wisata geologi yang memiliki keunikan tersendiri.
UNESCO atau Organisasi Pendidikan, Keilmuan, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa mengakui Kaldera Danau Toba sebagai warisan dunia pada 31 Agustus 2020.
Namun tak diduga, pada tahun 2023, UNESCO memberikan kartu kuning kepada Geopark Danau Toba.
Kartu kuning ini diberikan karena UNESCO menemukan beberapa kekurangan dalam pengelolaan kawasan tersebut.
BACA JUGA: Polres Kepulauan Meranti Polda Riau Tanggap 2 Kurir Sabu dan Ekstasi
Berikut beberapa alasan UNESCO memberikan kartu kuning kepada Geopark Danau Toba:
1.Pemetaan warisan geologi masih kurang
2.Pemetaan warisan budaya dan warisan tak benda masih kurang
3.Manajemen Badan Pengelola kurang representatif
4 Koordinasi kurang tepat
5.Visibilitas kurang optimal
6.Logo-logo geopark tidak digunakan di seluruh area Kaldera Toba.
(cw8/Nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
NEWS VIDEOSidang Dugaan Korupsi Proyek DEK Padangsidimpuan, Saksi Azril Dicecar Hakim Mengenai Alur Pencairan Dana
Fadli Tara·6 menit yang lalu -
SUMSELPolda Sumsel Ungkap 18 Kasus 3C dan Tindak 40 Pelaku Premanisme Selama Operasi Sikat I Musi 2026
hendra·22 menit yang lalu -
-
NEWSArizal Azis Desak Pejabat Lapas Cibinong Dicopot: Soroti Jual Beli Kamar
hendra·44 menit yang lalu -
KRIMINALSidang Korupsi Proyek DEK Padangsidimpuan, Hakim Dalami Dugaan Fee 25 Persen
hendra·1 jam yang lalu -
SUMSELHeboh di Medsos, Penampakan Satwa Diduga Beruang Hitam Gegerkan Warga Sungai Rambang Muara Enim
hendra·1 jam yang lalu -
NEWSFrederik Kalalembang Sentil Dirjen Pas soal Lapas Mewah: Kejadian Luar Biasa Kok Utus Staf?
hendra·2 jam yang lalu -
-
NEWSMahasiswa Poltekpel Aceh Meninggal Saat Ospek, Keluarga Soroti Lebam di Tubuh
hendra·3 jam yang lalu -
NEWS VIDEOPolda Sumsel Musnahkan Ribuan Gram Sabu dan Ekstasi Hasil Tangkapan September 2026
Fadli Tara·3 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan