Nusantaraterkini.co, BARCELONA - Raksasa Spanyol, Barcelona mengaku akan kembali menggunakan Stadion Camp Nou untuk laga melawan Athletic Club, pada Sabtu (22/11/2025) mendatang.
Keputusan ini diumumkan oleh Barcelona, menyusul izin yang dikeluarkan oleh pemerintah kota untuk penggunaan stadion tersebut.
“FC Barcelona menginformasikan bahwa pertandingan jornada 13 La Liga melawan Athletic Club, yang dijadwalkan pada Sabtu, akhirnya akan dimainkan di Spotify Camp Nou,” kata Barca dalam situsnya, Senin (17/11/2025).
Otoritas Kota Barcelona telah menyetujui izin bagi 45.401 penonton untuk menghadiri pertandingan.
Baca Juga : Dani Carvajal Ejek Lamine Yamal Banyak Omong Usai Real Madrid Tekuk Barcelona
Camp Nou baru kembali dibuka untuk publik awal bulan ini melalui sesi latihan terbuka yang dihadiri sekitar 23.000 fans. Seluruh pendapatan dialokasikan untuk proyek amal Barca Foundation.
Pakar sepakbola, Fabrizio Romano juga turut menyampaikan informasi penggunaan Stadion Camp Nou sebagai kandang Barcelona melawan Athletic Club.
"Barcelona kembali ke Spotify Camp Nou karena debut stadion barunya melawan Athletic Club minggu ini," tulisnya di X.
Sebelumnya, Barcelona harus pindah sementara ke Stadion Montjuic yang berkapasitas 55.926 penonton sepanjang musim 2023/2024 dan 2024/2025.
Stadion itu memiliki kapasitas sekitar 40.000 kursi, lebih sedikit dibanding Camp Nou dan berjarak sekitar 4 km dari kandang utama mereka.
Setelah renovasi besar-besaran, Camp Nou diproyeksikan dapat menampung 105.000 penonton, naik dari kapasitas sebelumnya 99.354 kursi.
Baca Juga : Takluk dengan PSG, Pelatih Barca Hansi Flick Akui Keunggulan Paris Saint-Germain
Rencana awal Barcelona adalah kembali ke Camp Nou dengan kapasitas terbatas pada November 2024, namun harus merevisi sejumlah jadwal.
Pada Oktober 2024, Barca menyebut kemungkinan kembali pada paruh kedua musim 2024/25. Wakil presiden Elena Fort bahkan menegaskan pada Januari 2025 bawa Barcelona akan pulang sebelum musim berakhir.
Barcelona menargetkan renovasi total Camp Nou selesai pada Juni 2026. Biaya proyek saat ini mencapai 900 juta euro.
(*/Nusantaraterkini.co)
