Nusantaraterkini.co, BOGOR - Presiden Prabowo Subianto memanggil sejumlah menteri sektor ekonomi di rumah pribadinya di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Minggu (15/2/2026).
Dalam pertemuan tersebut, hadir Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto; Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa; Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM sekaligus CEO Danantara, Rosan Roeslani; dan Menteri Sekretaris Negara, Prasetio Hadi.
Baca Juga : Presiden Prabowo Tiba di AS untuk Bertemu Presiden Trump Bahas Penguatan Hubungan Bilateral
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengungkapkan, pertemuan tersebut membahas arah kebijakan dalam dan luar negeri harus mengutamakan penguatan ekonomi dalam negeri.
Baca Juga : Misi Kemanusiaan di Gaza, Indonesia Siagakan 8.000 Prajurit TNI untuk Penugasan Juni 2026
"Memastikan posisi yang diambil Indonesia dalam setiap perundingan ekonomi dengan siapa pun, khususnya dalam waktu dekat dengan AS adalah yang terbaik dan paling menguntungkan untuk Indonesia," kata Teddy dikutip dari Instagram Setkab.
Prabowo juga menginginkan agar setiap perundingan harus benar-benar meningkatkan produktivitas industri dalam negeri serta memperkuat rantai pasok industri.
Baca Juga : Gelar Retret Kedua, Komisi II: Momen Presiden Evaluasi Kinerja dan Penguatan Soliditas Kabinet
"Presiden Prabowo juga menginginkan setiap kebijakan yang diambil harus sesegera dan sebanyak mungkin memberi keuntungan konkret untuk Indonesia," tandasnya.
Baca Juga : Ini Isi Pertemuan Presiden Prabowo dengan Sejumlah Menteri di Hambalang
(*/nusantaraterkini.co)
