Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Gelar Retret Kedua, Komisi II: Momen Presiden Evaluasi Kinerja dan Penguatan Soliditas Kabinet

Komisi II DPR dukung retret kedua Kabinet Merah Putih sebagai momen evaluasi kinerja, penguatan soliditas, dan penyamaan visi pemerintahan.

Anggota Komisi II DPR Indrajaya menilai retret merupakan langkah strategis untuk memperkuat soliditas dan kekompakan antaranggota kabinet dalam menjalankan roda pemerintahan.(foto:istimewa)
Anggota Komisi II DPR Indrajaya menilai retret merupakan langkah strategis untuk memperkuat soliditas dan kekompakan antaranggota kabinet dalam menjalankan roda pemerintahan.(foto:istimewa)
A A

Nusantaraterkini.co, JAKARTA – menggelar pelaksanaan retret atau pembekalan kepemimpinan kedua bagi anggota yang digelar di .

Anggota Indrajaya, menyatakan dukungan penuh terhadap kegiatan itu. Menurut Indrajaya, retret tersebut merupakan langkah strategis untuk memperkuat soliditas dan kekompakan antaranggota kabinet dalam menjalankan roda pemerintahan. 

Ia menilai, tantangan pemerintahan ke depan membutuhkan kerja sama yang semakin erat serta kepemimpinan yang kuat dan sejalan.

“Retret ini sangat penting untuk menyatukan visi dan memperkuat kekompakan antarmenteri. Dengan kebersamaan yang solid, kinerja kabinet tentu akan semakin optimal,” kata Indrajaya, Selasa (6/1/2026).

Legislator Dapil Papua Selatan itu juga berharap kegiatan tersebut mampu meningkatkan kinerja para anggota kabinet dalam melaksanakan program-program pemerintah. 

Menurutnya, pembekalan kepemimpinan menjadi momentum yang tepat untuk menyegarkan kembali komitmen pelayanan kepada masyarakat.

Selain itu, Indrajaya menekankan bahwa retret tersebut seharusnya dimanfaatkan sebagai ajang evaluasi menyeluruh terhadap kinerja pemerintah selama satu tahun terakhir. Evaluasi ini dinilai penting agar berbagai kekurangan dapat diidentifikasi dan segera diperbaiki.

“Setahun berjalan, tentu ada capaian yang patut diapresiasi, tetapi juga ada hal-hal yang masih perlu diperbaiki. Retret ini menjadi momen yang tepat untuk melakukan evaluasi kinerja secara jujur dan konstruktif,” tegasnya.

Lebih lanjut, Indrajaya meminta agar dalam agenda retret juga dibahas secara serius strategi percepatan penanganan dampak bencana, khususnya yang terjadi di wilayah Sumatera. Ia menilai, penanganan bencana membutuhkan koordinasi lintas kementerian yang kuat dan keputusan yang cepat.

“Dampak bencana di Sumatera perlu mendapat perhatian khusus. Saya berharap dalam retret ini dibahas langkah-langkah konkret dan terukur agar penanganan bencana bisa lebih cepat, tepat, dan menyentuh kebutuhan masyarakat,” pungkasnya.

(Cw1/Nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait

Berita Terbaru