Nusantaraterkini.co, MEDAN – Polrestabes Medan mencatatkan peningkatan signifikan dalam penegakan hukum tindak pidana narkotika di sepanjang tahun 2025. Meski angka kriminalitas umum berhasil ditekan, pengungkapan kasus narkoba justru melonjak drastis hingga 37 persen dengan total tersangka mencapai 1.300 orang.
Berdasarkan data yang dipaparkan dalam Rilis Akhir Tahun pada Rabu (31/12/2025), jumlah laporan polisi (LP) terkait kriminalitas umum turun dari 708 laporan di tahun 2024 menjadi 628 laporan di tahun 2025, atau menyusut sebesar 3 persen. Sebaliknya, intensitas penindakan narkoba justru menunjukkan grafik yang kontras dengan kenaikan jumlah tersangka sebesar 36 persen dan penyelesaian perkara yang meningkat 11 persen.
Baca Juga : Ini Capaian Polres Binjai Selama Tahun 2025, Sat Narkoba Terbaik
Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr Jean Calvijn Simanjuntak menegaskan bahwa angka penindakan yang tinggi ini sejalan dengan komitmen memberantas akar kejahatan di Kota Medan.
"Sepanjang tahun 2025, Polrestabes Medan mengamankan hampir 1.300 tersangka tindak pidana narkotika," ujar Kombes Pol Jean Calvijn.
Selain penangkapan tersangka, kepolisian juga mengintensifkan razia di barak-barak dan hiburan malam dengan frekuensi yang naik 35 persen. Dampaknya, volume barang bukti narkotika yang disita, terdiri dari ganja, happy five, dan ekstasi, mengalami lonjakan sebesar 45 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Kapolrestabes menambahkan bahwa tindakan represif terhadap peredaran gelap narkoba berkorelasi langsung dengan pengendalian angka kejahatan jalanan lainnya.
"Penyalahgunaan narkoba merupakan salah satu faktor utama pemicu terjadinya tindak pidana lanjutan, seperti pencurian, begal, dan kejahatan jalanan lainnya," tegasnya.
Langkah berani institusi Polri ini mendapat apresiasi positif dari para tokoh agama di Medan yang mendukung pembersihan kota dari narkoba.
Baca Juga : Sepanjang 2025, Polda Sumut Ungkap 6.078 Kasus Narkoba dan Tangkap 7.634 Pelaku
"Kami para ulama tidak gentar dan siap mendukung penuh upaya menjaga Kota Medan dari narkoba dan kejahatan," ujar Ketua MUI Kota Medan KH Zulfikar Hadjar.
(Emn/Nusantaraterkini.co)
