Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Desanya Hilang Diterjang Banjir, Warga Desa Sekumur Tetap Antusias Jalani Salat Tarawih Perdana

Meski desa luluh lantak akibat banjir bandang, warga Desa Sekumur tetap antusias jalani tarawih perdana di masjid yang tersisa.

Bagikan:
Suasana saat ratusan warga Desa Sekumur, Kecamatan Sekerak, Kabupaten Aceh Tamiang, menggelar ibadah Salat Tarawih di Masjid Baitul Makmur, Rabu (18/2/2026) malam. (foto: Muhammad Alfi/nusantaraterkini.co)
Suasana saat ratusan warga Desa Sekumur, Kecamatan Sekerak, Kabupaten Aceh Tamiang, menggelar ibadah Salat Tarawih di Masjid Baitul Makmur, Rabu (18/2/2026) malam. (foto: Muhammad Alfi/nusantaraterkini.co)
A A

Nusantaraterkini.co, ACEH TAMIANG – Semangat Ramadan tetap menyala di tengah luka bencana. Ratusan warga , , Kabupaten Aceh Tamiang, memadati pada Rabu (18/2/2026) malam untuk melaksanakan .

Di antara puing-puing dan kenangan rumah yang hilang tersapu banjir bandang pada 26 November 2025 lalu, masjid tersebut menjadi satu-satunya bangunan yang masih berdiri kokoh. Tempat ibadah itu kini bukan hanya menjadi pusat kegiatan keagamaan, tetapi juga simbol harapan bagi warga yang terdampak.

Meski sebagian masyarakat masih tinggal di posko-posko pengungsian, antusiasme untuk menjalankan ibadah di bulan suci Ramadan tak surut sedikit pun. Salat tarawih digelar sebanyak 23 rakaat dan diikuti oleh berbagai kalangan, mulai dari orang tua, remaja hingga anak-anak.

Suasana saat ratusan warga Desa Sekumur, Kecamatan Sekerak, Kabupaten Aceh Tamiang, menggelar ibadah Salat Tarawih di Masjid Baitul Makmur, Rabu (18/2/2026) malam. (foto: Muhammad Alfi/nusantaraterkini.co)

Datok Penghulu Desa Sekumur, Sofyan, mengungkapkan rasa syukur atas semangat warganya yang tetap kuat meski dalam keterbatasan.

“Walaupun kondisi kami belum sepenuhnya pulih dan masih banyak kekurangan, masyarakat tetap bersemangat melaksanakan salat tarawih di masjid yang masih tersisa ini,” ujarnya.

Usai salat tarawih, warga melanjutkan tradisi tadarus Al-Qur’an secara bersama-sama. Kegiatan tersebut bahkan berlangsung hingga menjelang sahur sekitar pukul 04.00 WIB.

diketahui menjadi salah satu wilayah yang mengalami dampak terparah akibat banjir bandang yang melanda Kabupaten Aceh Tamiang. Hampir seluruh rumah warga hanyut terbawa arus deras beserta material kayu gelondongan yang menghantam permukiman.

Kini, di tengah upaya bangkit dari keterpurukan, Ramadan menjadi momentum penguat spiritual dan solidaritas bagi masyarakat Desa Sekumur.

(Cw4/nusantaraterkini.co).

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait