PNS Aceh Timur Keluhkan Autodebet Tetap Jalan Pascabanjir, Bank Aceh: Relaksasi Hanya untuk UMKM
PNS Aceh Timur keluhkan autodebet gaji pasca banjir. Bank Aceh sebut relaksasi hanya untuk sektor KUR UMKM
Nusantaraterkini.co, ACEH TIMUR - Alih-alih mendapatkan keringanan bantuan, para Aparatur Sipil Negara (ASN), baik PNS maupun PPPK mengeluhkan kebijakan perbankan yang tetap melakukan pemotongan gaji secara otomatis (autodebet) untuk angsuran pinjaman tanpa adanya kebijakan relaksasi pascabencana banjir yang melanda.
Tindakan perbankan yang tetap memotong gaji korban bencana tanpa kebijakan khusus, diduga bertentangan dengan beberapa instrumen hukum: UU No. 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana yang mewajibkan negara dan sektor terkait melindungi hak ekonomi korban melalui langkah pemulihan.
Berdasarkan POJK No. 19 Tahun 2022, secara spesifik mengatur perlakuan khusus bagi daerah terdampak bencana, termasuk stimulus berupa restrukturisasi kredit atau pembiayaan.
Baca Juga : OJK Ingatkan Bahaya Jual Beli Kendaraan “STNK Only”, Picu Kredit Bermasalah
Kemudian POJK No. 6 Tahun 2022 tentang Perlindungan Konsumen menekankan prinsip keadilan dan kepatutan dalam layanan perbankan.
Mendapatkan keluhan, Kepala Bank Aceh Idi, Samsul Bahri melalui Kasi Pembiayaan Novrizal menyatakan, pihaknya belum dapat mengambil kebijakan khusus terkait penundaan angsuran bagi nasabah berpenghasilan tetap (ASN).
“Berdasarkan regulasi di POJK, itu belum bisa diakomodir,” ujarnya, Senin (12/1/2026).
Meski demikian, Novrizal mengklaim pihaknya telah meluncurkan program Pembiayaan Multiguna Peduli Bencana Hidrometeorologi sebagai solusi pembiayaan baru.
Sementara untuk 582 nasabah sektor KUR/UMKM, Bank Aceh telah memberikan relaksasi berupa penundaan angsuran selama tiga bulan (Januari–Maret 2026) merujuk pada POJK No. 19 Tahun 2022.
Baca Juga : Aplikasi “Matel” Berbayar Ungkap Data Penunggak Kredit, Polisi Amankan 4 Orang di Gresik
Kendati begitu tidak ada relaksasi bagi debitur PNS dan pensiunan peminjam kredit di Bank Aceh Syariah terdampak bencana alam banjir bandang dan tanah longsor.
"Memang tidak ada relaksasi bagi PNS maupun pensiunan penerima kredit multiguna ini sesuai kebijakan POJK (Peraturan Otoritas Jasa Keuangan) dan hal itu tertuang pada POJK Bencana pada poin ke-lima," jelasnya.
Sementara untuk relaksasi hanya diberikan kepada KUR/582 UMKM Syariah bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah.
Namun begitu BAS, tambahnya, memberi pelonggaran terhadap korban bencana banjir bagi nasabah kredit PNS/Pensiunan dan PPPK berupa penyaluran pinjaman pembiayaan multiguna peduli bencana hidrometeorologi dengan besaran pinjamannya tiga bulan pemotongan kredit pinjaman dan dikenakan suku bunga sangat kecil sebesar dua persen serta pengembaliannya sampai batas usia 75 tahun.
"Tidak diberlakukannya relaksasi terhadap peminjam kredit bagi PNS/Pensiunan terdampak banjir bandang karena peminjam memiliki pendapatan tetap, hal itu selaras dengan kebijakan yang berlandaskan POJK bencana," pungkasnya.
(Akb/Nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
NASIONALHasto Ungkap PDIP Intensif Lobi Fraksi DPR, Dorong Tindak Lanjut Putusan MA soal Gibran
hendra·32 menit yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALUsai Pesta Miras, Pria di Maros Tikam Keponakan hingga Kritis gegara Salah Paham soal Gaji
hendra·1 jam yang lalu -
NEWSDKPP Terima 5 Aduan soal Pencalonan Gibran, Dua Siap Masuk Tahap Persidangan
hendra·2 jam yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALWN Malaysia Rampok Warga Batam Pakai Pisau dan Airsoft Gun, Gasak Mobil hingga Rp292 Juta
hendra·2 jam yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALPolisi Sita 1,2 Juta Pil Tramadol Ilegal, Pria Asal Aceh Ditangkap
hendra·3 jam yang lalu -
-
SUMSELGapeka 2026 Berlaku 1 Desember, KAI Palembang Imbauu Penumpang Cek Ulang Jadwal Tiket
Rozie Winata·3 jam yang lalu -
NEWSPengurus JMSI Karo Resmi Dilantik, Siap Bersinergi dengan Pemkab
Herman Saleh Harahap·3 jam yang lalu -
NEWSPara Eks Dankor Brimob Sambangi Kapolri, Ini Pesan Penting PKBB untuk Polri
hendra·4 jam yang lalu -
SUMSELPusri Salurkan 306 Ribu Ton Pupuk Bersubsidi di Sumsel Jelang Musim Tanam
Rozie Winata·4 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan