Nusantaraterkini.co, MEDAN - Turnamen Piala Kemerdekaan 2025 yang akan bergulir 11–18 Agustus di Stadion Utama Sumatera Utara, Kabupaten Deliserdang, menghadirkan persaingan kelas dunia. Empat peserta yang seluruhnya tampil di Piala Dunia U-17 2025 Indonesia, Mali, Tajikistan, dan Uzbekistan akan berduel selama sepekan.
Baca Juga : Piala Kemerdekaan 2025: Nova Arianto Bawa 30 Pemain Timnas U-17 untuk Uji Kekuatan
Baca Juga : Pemprov Siapkan 8 Trayek Angkutan ke Stadion Utama Sumut untuk Akses Nonton Piala Kemerdekaan
Pelatih Timnas U-17, Nova Arianto, mengakui ajang ini tak lagi setara dengan level skuadnya. Lawan yang datang adalah tim-tim berpengalaman di turnamen tertinggi usia muda, termasuk Mali yang menurut Nova bisa menjadi simulasi menghadapi Zambia di Piala Dunia.
"Awalnya kami berharap bisa melawan tim Amerika Latin seperti Panama dan Honduras, tapi mereka batal. Meski begitu, Mali tetap menjadi lawan yang tepat untuk mengukur kekuatan kami," ujar Nova dalam Konferensi Pers Piala Kemerdekaan 2025, di Cambridge Hotel Medan, (11/8/2025).
Nova menekankan Piala Kemerdekaan akan menjadi laboratorium untuk menguji pemain baru seperti Noah, Esar, dan Aaron.
Ketiganya, bersama sejumlah nama hasil pemantauan di Elite Pro Academy, akan mendapat menit bermain internasional.
"Level lawan di atas kami, dan itu yang dibutuhkan pemain untuk berkembang," ucapnya.
Timnas U-17 dalam dua tahun terakhir mencatat sejumlah pencapaian penting. Pada 2023, mereka menembus babak grup Piala Dunia U-17 di Indonesia, kemudian merebut peringkat tiga Piala AFF U-16 2024 di Vietnam.
Awal 2025, Garuda Muda lolos ke putaran final Piala Dunia U-17 di Kanada setelah finis sebagai runner-up Grup G Kualifikasi AFC U-17.
Baca Juga : Nova Arianto Soroti Kondisi Lapangan dan Target Uji Coba Timnas U-17 di Stadion Utama Sumut
Nova menegaskan target utama di Piala Kemerdekaan kali ini bukan kemenangan, melainkan menambah jam terbang dan mengasah mental tanding di level internasional.
"Supaya saat di Piala Dunia nanti, mereka sudah tahu rasanya melawan tim-tim besar," kata dia.
Diketahui, Piala Kemerdekaan 2025 diadakan dengan format kompetisi yang melibatkan empat negara terpilih, yaitu tuan rumah Indonesia, bersama dengan Tajikistan, Mali, dan Uzbekistan.
Stadion Utama Sumatera Utara di Medan akan menjadi saksi atas perjuangan para pemain muda berbakat dari berbagai belahan dunia.
(cw7/nusantaraterkini.co)
