Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Pertemuan Tingkat Menteri di Amman, Indonesia Ajukan Lima Langkah Konkret Dukung Palestina

Indonesia ajukan lima langkah konkret di Amman untuk mendukung kemerdekaan Palestina, perlindungan Al Aqsa, rekonstruksi Gaza, dan hukum internasional

Pertemuan Tingkat Menteri mengenai Yerusalem yang berlangsung di Amman, Yordania.(foto: istimewa)
Pertemuan Tingkat Menteri mengenai Yerusalem yang berlangsung di Amman, Yordania.(foto: istimewa)
A A

Nusantaraterkini.co — Pemerintah Republik kembali menegaskan komitmen diplomasinya dalam mendukung kemerdekaan serta menjaga perdamaian yang berkeadilan di kawasan . Sikap tegas tersebut disampaikan pada Pertemuan Tingkat Menteri mengenai yang berlangsung di Amman, .

​Mewakili Menteri Luar Negeri , Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) mengecam keras aksi kekerasan serta berbagai pelanggaran hukum internasional yang dilakukan Israel di wilayah Palestina, mencakup Yerusalem Timur, Tepi Barat, hingga kompleks . Dalam forum internasional tersebut, Indonesia menegaskan keberpihakannya pada Hashemite Custodianship dalam mengelola tempat-tempat suci di Yerusalem, termasuk Al Haram Al Syarif, sekaligus mendukung penuh kedaulatan Negara Palestina sesuai koridor hukum internasional.

​“ mendorong agar komunitas internasional tidak lagi menggunakan cara-cara lama. Tidak lagi membiarkan pelanggaran Israel, dan tidak lagi menghadapinya secara terpecah. Perpecahan adalah celah yang selalu dimanfaatkan oleh Israel,” tegas , seperti dikutip dari laman setkab, Senin (10/8/2026).

​Sebagai wujud nyata dari instruksi Presiden yang menempatkan kemerdekaan Palestina sebagai prioritas utama politik luar negeri Indonesia, Wamenlu mengajukan lima usulan strategis bagi komunitas global. Kelima inisiatif tersebut meliputi pembangunan strategi bersama berbasis persatuan, pengambilan langkah penegakan hukum internasional dan eksekusi putusan Mahkamah Internasional, perluasan pengakuan kedaulatan internasional terhadap Palestina, penguatan perlindungan terhadap keberadaan Masjid Al Aqsa, serta dukungan penuh terhadap proses rekonstruksi , konsolidasi persatuan nasional Palestina, dan penguatan mandat UNRWA.

​Di samping itu, Pemerintah RI turut menggalang dukungan dari blok negara-negara Global South untuk memperkokoh koalisi penegakan hak-hak warga di kancah global.

​“Global South bersama kita. Bahkan negara-negara yang selama ini dekat dengan Israel telah menjatuhkan sanksi kepada pemukim warga Israel di Tepi Barat,” ucap Wamenlu.

​Pertemuan lintas negara di tersebut dihadiri oleh jajaran Menteri Luar Negeri, Wakil Menteri Luar Negeri, serta delegasi resmi dari pelbagai negara sahabat, seperti Aljazair, Arab Saudi, Irak, Mesir, Turki, Tunisia, Somalia, Pakistan, Maroko, Palestina, Malaysia, Qatar, dan Sekretaris Jenderal Liga Arab. Forum ini sukses menghasilkan Joint Statement yang menyepakati penguatan lembaga-lembaga Palestina di , penolakan pemindahan misi diplomatik asing secara unilateral ke Yerusalem, serta peluncuran kampanye media global untuk mengawal terciptanya stabilitas keamanan regional maupun internasional.

(Emn/Nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait

Berita Terbaru