NUSANTARATERKINI.CO - Tidak ada yang lebih menyakitkan daripada ketika kesetiaan seorang istri dikhianati seperti kejadian istri pergoki suaminya yang sakit kanker selingkuh.
Kisah istri pergoki suaminya yang sakit kanker selingkuh itu seketika menjadi buah bibir warganet lantaran begitu mengejutkan.
Dikutip tribun-medan.com dari eva.vn, kisah istri pergoki suaminya yang sakit kanker selingkuh itu diceritakan oleh pengacara asal Korea bernama Jo In-seop.
Baca Juga : Seekor Buaya Serang Lansia, BKSDA Sumsel Turun Tangan di Sematang Borang
Jo In-seop diketahui berspesialisasi dalam kasus-kasus yang berkaitan dengan pernikahan dan keluarga.
Melalui saluran Youtube-nya, ia membagikan sebuah kisah langka yang sepertinya hanya ada di drama televisi.
Hal itu berawal dari komentar salah satu warganet: "Tahukah Anda film 'Marry My Husband'? Saya dengar faktanya, ada banyak kasus serupa. Pernahkah Anda membela kasus seperti itu?.
Baca Juga : Musda Golkar Sumut Ricuh, Bawa Kayu hingga Petasan
Tak lama kemudian, pengacara Jo In-seop menanggapi komentar tersebut.
Pengacara ini mengatakan, kenyataannya masih banyak cerita yang lebih tragis dan sulit dipercaya dibandingkan yang ditayangkan di drama televisi.
"Memang benar kasus seperti ini cukup banyak. Tidak hanya ada kasus perselingkuhan pasangan yang mengidap kanker, tapi ada juga kasus dimana pasangannya mengidap kanker namun masih berselingkuh," kata pengacara Jo In-seop.
Baca Juga : HUT ke-18 Partai Gerindra, Sekjen Sugiono Serukan Konsolidasi dan Aksi Nyata
Setelah itu, Jo In-seop menceritakan tentang kasus kliennya sendiri.
Pasangan tersebut diketahui memiliki pernikahan yang cukup bahagia.
Namun kemudian, mereka harus menerima kabar duka ketika sang suami didiagnosis menderita kanker.
Selama pengobatan suami, sang istri selalu berusaha merawatnya dengan baik.
Sang istri membantu dan memberi semangat dengan sepenuh hati tanpa rasa takut akan kesulitan.
Anehnya, setelah sekian lama menjalani pengobatan kanker, kondisi sang suami tidak hanya tidak membaik tetapi malah semakin parah.
Hal itu tentu saja membuat sang istri khawatir sekaligus bingung.
Setelah banyak penelitian, sang istri terkejut saat mengetahui bahwa penyebab penyakit suaminya tidak kunjung membaik adalah karena dirinya sendiri.
Meski menderita kanker, sang suami ternyata masih memiliki kekasih di luar.
Saat tubuhnya sedang kesakitan akibat kanker, sang suami sengaja mengonsumsi Viagra.
Viagra berfungsi untuk meningkatkan kemampuannya berhubungan seks demi memuaskan sang kekasih.
Penggunaan obat ini menyebabkan tekanan darahnya turun sehingga mempengaruhi proses kemoterapi kanker.
Sang suami memutuskan untuk selingkuh dari istrinya padahal hal tersebut bertentangan dengan anjuran dokter dan membahayakan nyawanya.
Akhirnya sang istri mengajukan gugatan cerai.
Pengacara Jo In-seop menambahkan, jika pihak yang terlibat ingin berselingkuh, hal itu bisa terjadi dalam keadaan apa pun.
Setelah pengalaman bertahun-tahun di bidang pernikahan dan keluarga, pengacara Jo In-seop menyadari bahwa tempat yang sering terjadi perzinahan sering kali adalah klub olah raga atau pusat kebugaran.
Namun tak menutup kemungkinan perzinahan juga bisa terjadi di depan umum.
(*/nusantaraterkini.co)
