Nusantaraterkini.co, Medan - Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia (HWDI) menyoroti rencana integrasi Sekolah Luar Biasa (SLB) ke dalam sistem pendidikan umum yang dinilai masih memerlukan penyesuaian.
Marilyn Lie, pengurus HWDI, mengungkapkan bahwa integrasi ini akan lebih efektif jika didukung Unit Layanan Disabilitas (ULD) di setiap sekolah umum untuk memenuhi kebutuhan siswa disabilitas.
Baca Juga : TNI AD Gotong Royong Bersihkan Ulang Lumpur Akibat Banjir di SDN Tapteng
Marilyn juga menekankan bahwa pendidikan inklusif harus memberikan pengalaman hidup yang memperkaya perspektif penyandang disabilitas, bukan sekadar belajar braille atau bahasa isyarat.
Baca Juga : Kapolres Pematangsiantar AKBP Sah Udur Resmikan Sekolah SPPG 2 Kemala Bhayangkari
Ia berharap pemerintah dapat menyediakan fasilitas, tenaga pengajar khusus, dan kebijakan yang mendukung siswa disabilitas.
(Cw9/Nusantaraterkini.co)
Baca Juga : Viral MBG Tercemar Ada Cacing dan Ulat, SMKN 1 Sei Rempah Desak Evaluasi SPPG
