Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Lapas Kelas I Medan Panen Sayur Hasil Budidaya Ketahanan Pangan Warga Binaan

Lapas Kelas I Medan panen 40 kg kangkung dari program ketahanan pangan warga binaan.

Kalapas Kelas I Medan, Fonika Afandi bersama staf lapas saat tengah melakukan pemanenan hasil budidaya tanaman sayur di Lapas Kelas I Medan, Kamis (26/2/2026). (foto : istimewa)
Kalapas Kelas I Medan, Fonika Afandi bersama staf lapas saat tengah melakukan pemanenan hasil budidaya tanaman sayur di Lapas Kelas I Medan, Kamis (26/2/2026). (foto : istimewa)
A A

Nusantaraterkini.co,  — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Medan kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pembinaan yang produktif melalui kegiatan Panen Program Ketahanan Pangan di area lahan pembinaan Lapas Kelas I Medan.

Kegiatan panen ini, merupakan bagian dari program pembinaan kemandirian yang secara konsisten dijalankan sebagai bentuk dukungan terhadap ketahanan pangan sekaligus pemberdayaan warga binaan. Program ini melibatkan warga binaan yang telah melalui tahapan pembinaan dan pelatihan pertanian secara terstruktur.

Kalapas Kelas I Medan, menjelaskan, bahwa kegiatan ini bukan sekadar aktivitas pertanian, melainkan bagian dari strategi pembinaan berkelanjutan yang bertujuan membentuk karakter, meningkatkan keterampilan, serta menanamkan nilai kedisiplinan dan tanggung jawab.

“Program ketahanan pangan ini kami rancang sebagai sarana pembinaan produktif. Warga binaan tidak hanya belajar bercocok tanam, tetapi juga belajar tentang proses, tanggung jawab, dan hasil dari kerja keras mereka,” ujarnya, kamis (26/2/2026).

Pada panen kali ini, lahan pembinaan menghasilkan kangkung sebanyak 40 kilogram. Hasil tersebut menjadi indikator keberhasilan optimalisasi lahan sekaligus bukti bahwa pembinaan berjalan efektif dan berkelanjutan. Selain dimanfaatkan untuk kebutuhan internal, hasil panen juga menjadi sarana pembelajaran manajemen produksi bagi warga binaan.

Pelaksanaan kegiatan berlangsung tertib, aman, dan penuh antusiasme. Sejak tahap penanaman, perawatan, hingga panen, warga binaan terlibat aktif di bawah pengawasan dan pendampingan petugas.

Melalui kegiatan ini, Lapas Kelas I menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pembinaan yang tidak hanya berorientasi pada keterampilan kerja, tetapi juga pada pembentukan mental dan kesiapan warga binaan untuk kembali ke tengah masyarakat sebagai pribadi yang mandiri dan produktif.

(Cw4/Nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait

Berita Terbaru