Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Pencarian Dua Korban Tenggelam di Danau Toba Gunakan Alat Seadanya

Editor:  Feriansyah Nasution
Reporter: Juita Sinuhaji
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Warga masih memantau dan menunggu keajaiban terhadap dua korban tenggelam agar segera ditemukan di Danau Toba, persisnya di Alur Tano Ponggol, Kelurahan Siogung-ogung, Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir, Sabtu (20/9/2025) petang. (Foto: Juita Sinuhaji/Nusantaraterkini.co)

Nusantaraterkini.co, SAMOSIR - Dua orang tenggelam terjadi di kawasan perairan Danau Toba, Sabtu (20/9/2025) sekitar Pukul 18.00 WIB. 

Peristiwa naas ini persisnya terjadi di alur Tano Ponggol, Kelurahan Siogung-ogung, Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir. 

Kabar duka tersebut menggemparkan dan menjadi perhatian warga Samosir maupun sosial media dikarenakan peristiwa yang sama terjadi beberapa bulan lalu di Onanrunggu dan Simanindo.

Baca Juga : Dua Wisatawan Tenggelam di Danau Toba, Hingga Kini Belum Ditemukan

Dalam beberapa bulan terakhir Danau Toba telah menelan beberapa korban jiwa baik dari pendatang (wisatawan) dan juga warga penduduk asli Samosir.

Peristiwa ini tentu mesti menjadi perhatian akan keselamatan para wisatawan maupun warga di kawasan perairan Danau Toba yang rentan memakan korban jiwa.

Terbaru, Sabtu (20/9/2025) sekitar Pukul 18.00 WIB, dua wisatawan yang tenggelam, yakni Jendri Pardede berumur 25 tahun, alamat tempat tinggal Lumban Julu, Balige, pekerjaan wiraswasta, dan Owen Siregar berumur 24 tahun, alamat tempat tinggal Garoga, Taput, pekerjaan wiraswasta.

Hingga Sabtu Pukul 23.59 WIB, pencarian masih dilakukan warga menggunakan solu (kapal kecil) dengan berlayar mencari korban di Danau Toba.

Warga dibantu polisi dan TNI menyisiri tempat dua korban tenggelam, dengan alat seadanya.

Upaya yang dilakukan masih belum maksimal karena hari sudah semakin larut, cuaca gerimis, dan minim pencahayaan. 

Tim dari Basarnas juga belum datang ke lokasi hingga Pukul 23.59 WIB.

Warga setempat Lina, mengungkapkan bahwa upaya pencarian dilakukan sejak korban dinyatakan tenggelam tetapi hingga kini belum ditemukan.

"Warga setempat melakukan pencarian menggunakan kapal mecil (marsolu) dengan menyisiri tempat kejadian kedua korban tenggelam, bahkan warga nelayan juga menggunakan senter untuk melakukan pencaharian di danau karena sudah malam. Upaya terus dilakukan meskipun hujan mulai turun (gerimis) namun belum ada hasil," ungkapnya kepada Nusantaraterkini.co.

Baca Juga : 2 Orang Tenggelam di Danau Toba, Warga Padati Kawasan Alur Tano Ponggol

Ia mengatakan bahwa warga maupun aparat memiliki keterbatasan untuk melakukan pencarian.

"Semua diupayakan dengan alat seadanya, menyusuri alur Tano Ponggol untuk mencari korban, akibat keterbatasan dan kondisi sudah malam hari jadi upaya pencaharian sepertinya besok dilanjutkan," tambahnya.

Sebagai warga Samosir ia berdoa dan berharap agar kedua korban tenggelam segera ditemukan.

"Semoga kedua korban segeralah ditemukan, kejadian tersebut mengajarkan kita untuk tidak sepele dan tetap berhati-hati ketika di dekat Danau Toba," tutupnya.

(jas/nusantaraterkini.co)