Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Pembangunan IKN Jalan Terus, Komisi II Minta Perbaiki Komunikasi Publik

Pembangunan proyek IKN dilanjutkan sebagai bagian dari komitmen negara dalam pemindahan ibukota negara.

Bagikan:
Anggota Komisi II Muhammad Khozin. (Foto: dok DPR)
Anggota Komisi II Muhammad Khozin. (Foto: dok DPR)
A A

, JAKARTA - Proyek pembangunan Ibukota (IKN) didorong untuk terus dilanjutkan dengan perbaikan yang lebih terkonsolidasi.

Adapun soal anggaran , terdapat perubahan dari Kementerian Pekerjaan Umum (Kemen PU) langsung diarahkan ke Otoritas IKN (OIKN).

Anggota Muhammad Khozin mengatakan pembangunan proyek IKN dilanjutkan sebagai bagian dari komitmen negara dalam pemindahan ibukota negara.

“Pindah ibukota negara dari Jakarta ke IKN merupakan kehendak politik kita sebagai bangsa dan negara. IKN juga sesuai dengan Asta Cita Presiden Prabowo nomor 14. Pilihannya tentu dilanjutkan dengan perbaikan khususnya dalam hal ,” ujarnya, Kamis (13/2/2025).

Baca Juga: Hotman Paris ‘Nyengir’ Minta Presiden Prabowo Bikin Kelab Malam di IKN, Warganet Teriak Nama Razman Nasution

Legislator Dapil Jatim IV (Jember & Lumajang) ini menyebutkan komunikasi publik OIKN harus mendapatkan perhatian yang serius karena terkait dengan kepercayaan publik dan investor.

“Komunikasi publik dilakukan secara obyektif, transparan, dan akuntabel. Tinggalkan model komunikasi yang basisnya glorifikasi,” sebutnya.

Menurut dia, pemerintah dan OIKN harus membuka ruang komunikasi secara terukur untuk menyampaikan kemajuan pembangunan secara terbuka dan apa adanya.

“Sampaikan informasi secara terbuka, jujur, dan basisnya laporan kemajuan,” tegas Khozin.

Pengasuh Pondok Pesantren Mahasiswa Al-Khozini, Jember ini juga menyebutkan mengenai anggaran , terdapat perubahan dari yang semula melalui Kementerian Pekerjaan Umum (Kemen PU) bergeser langsung ke OIKN.

Baca Juga: Komisi II Dukung Prabowo Hentikan Sementara Proyek IKN Imbas Anggaran Diblokir

“Informasi mengenai pemblokiran anggaran harus didudukkan masalahnya. Yang tepat, pengalihan anggaran dari yang semula melalui Kementerian PU beralih langsung ke OIKN,” tandas Khozin.

(cw1/)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait