Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Pelaku Pengeroyokan di Live Musik Batak Song Diduga Dilindungi Oknum Polisi di Polrestabes Medan

Korban pengeroyokan di Live Musik Batak Song Medan duga pelaku dilindungi oknum polisi.

Pelaku pengeroyokan yang terjadi di Live Musik Batak Song (Dantob) Jalan Imam Bonjol tak kunjung ditangkap, Selasa (3/3/2026).(foto:istimewa)
Pelaku pengeroyokan yang terjadi di Live Musik Batak Song (Dantob) Jalan Imam Bonjol tak kunjung ditangkap, Selasa (3/3/2026).(foto:istimewa)
A A

Nusantaraterkini.co-Pelaku yang terjadi di (Dantob) Jalan Imam Bonjol tak kunjung ditangkap dan kebal hukum. Pasalnya, Korban menduga para pelaku terkesan dilindungi. Yang mana satu dari para pelaku merupakan keluarga personil yang bertugas di .

Hal ini diungkapkan langsung korban berinisial RS (34), kepada wartawan di , Selasa (3/3/2026).

"Kuat dugaan saya bahwa para pelaku (terlapor) dilindungi pihak . Karena, satu dari pelaku yang mengeroyok saya merupakan keluarga anggota personil Polrestabes Medan Bripda AAP," ungkap RS.

Korban yang saat ini masih dalam kondisi perawatan serius meminta Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr agar segera menangkap para pelaku tersebut.

"Tolong saya bapak Kapolrestabes Medan, saya korban pak. Berikan saya keadilan hukum pak. Tangkap para pelaku yang mengeroyok saya itu pak," ujarnya dengan nada sedih.

Ia juga sangat menyesalkan pihak yang sampai saat ini tidak ada pertanggungjawaban atas peristiwa yang dialaminya.

"Saya kecewa juga dengan pihak Live Musik Batak Song yang mana sampai saat ini tidak ada pertanggungjawaban atas yang saya alami," kesalnya.

"Entah menanya keadaan saya pun tidak ada mereka (pihak Batak Song). Dan saya akan melaporkan Live Musik Batak Song ke pihak yang berwenang, karena kurangnya pengawasan guna mewujudkan kenyamanan bagi pengunjung," pungkasnya.

Terpisah, KBO Reskrim Polrestabes Medan Iptu Ervan Siahaan saat dikonfirmasi awak media via seluler, terkait tindak lanjut proses tindak pidana pengeroyokan terhadap korban RS belum memberikan jawaban hingga berita ditayangkan.

Hingga kini, RS (korban) berharap keadilan hukum atas peristiwa pengeroyokan yang alaminya berpihak kepadanya. 

(Emn/Nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait