Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Mahasiswa Unsri Palembang Dirampok Usai Kuliah, Diancam Pisau oleh Begal Bermotor

Pulang kuliah, mahasiswa Universitas Sriwijaya di Palembang jadi korban perampasan HP. Pelaku sempat berpura-pura menawarkan tumpangan sebelum mengancam korban dengan pisau

Bagikan:
Mahasiswa Unsri, Fikirin saat membuat laporan ke SPKT Polrestabes Palembang atas perampokan yang dialaminya. (Foto: istimewa)
Mahasiswa Unsri, Fikirin saat membuat laporan ke SPKT Polrestabes Palembang atas perampokan yang dialaminya. (Foto: istimewa)
A A

Nusantaraterkini.co, PALEMBANG - Muhammad Fikri Hidayat(19) mahasiswa Universitas Sriwijaya mendatangi SPKT lantaran menjadi korban perampasan handphone di kawasan Kelurahan Karang Anyar Palembang saat dirinya pulang dari kuliah oleh orang tak dikenal, Rabu (4/11/2026). 

Kejadian tersebut berawal saat korban turun dari angkot di Taman Ampera (Samping monpera). Lalu tiba-tiba datanglah dua orang menggunakan sepeda motor mendekatinya.

"Saya pulang kuliah dari Unsri Layo turun di situ (Taman Ampera) untuk selanjutnya pulang ke rumah. Jadi saya nunggu angkot di situ untuk ke stasiun LRT," kata Fikri kepada petugas.

Sambil menunggu, satu dari dua pelaku mendatanginya dan meminta uang dengan alasan keamanan. Awalnya korban tak memperdulikan hal itu.

Kemudian pelaku kembali bertanya kepada korban arah tujuannya agar pelaku berdalih bisa mengantar Fikri. 

"Dia (terlapor) bertanya kepada saya mau kemana. saya jawab saya mau pulang. Dan dia menawarkan diri untuk mengantar," kata korban.

Merasa tak curiga korban pun bersedia diantar oleh terlapor. Namun korban tak sasar ketika diantar oleh terlapor pertama, pelaku lainnya membuntuti dari belakang.

Sesampai di Kawasan Kelurahan Karang Anyar, Palembang di Lorong Kedukan, orang yang membuntuti mereka turun menghampiri korban dan langsung merampas handphone korban sambil mengancam menggunakan pisau. 

Korban yang tidak bisa melawan terpaksa merelakan ponsel miliknya dibawa lari oleh kedua terlapor.

Atas kejadian tersebut korban memutuskan melaporkan kejadian tersebut ke SPKT , Jumat (6/11/2026). 

Sementara, Pamapta SPKT Polrestabes Palembang, Ipda Eko Denny Saputra membenarkan adanya laporan korban terkait aksi Curas.

"Laporan korban sudah diterima dan akan segera ditindaklanjuti oleh satreskrim Polrestabes Palembang untuk dilakukan penyelidikan dan menangkap pelaku," tutupnya.

(Yud/nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait