nusantaraterkini.co, MEDAN - Ketua DPD PDIP Sumatera Utara (Sumut) Rapidin Simbolon menyatakan dukungannya kepada pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Dukungan itu sesuai arahan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. Namun PDIP tidak memberikan dukungannya kepada Wapres Gibran Rakabuming Raka.
Baca Juga : Syukuran Bupati Jayawijaya Ricuh, 6 Orang Terluka 7 Kendaraan Polisi Dibakar
“Jadi ini arahan dari Ibu Ketum (Megawati Soekarnoputri) melihat kondisi yang dihadapi sekarang ini bahwa PDI Perjuangan tetap mendukung pemerintahan Prabowo Subianto. Saya sengaja tidak menyebutkan Pak Gibran ya,” ungkap Rapidin dalam acara buka bersama kader PDIP di Hotel Grand Mercure, Medan, Sabtu malam (15/3/2025).
Hubungan PDIP bersama Gibran memang tidak terlalu baik. Gibran dipecat dari kader PDIP bersama keluarganya, Jokowi dan Bobby Nasution.
Baca Juga : KPK OTT di OKU Terkait Kasus Suap Proyek Dinas PUPR
Pemecatan mereka tertera dalam surat keputusan nomor 1649/KPTS/DPP/XII/2024. Surat ini ditandatangani Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri pada 4 Desember.
Meskipun PDIP memberikan dukungan kepada pemerintah, Rapidin mengatakan, partainya tetap akan menjalankan check and balance. Termasuk dalam ranah lembaga Legislatif seperti DPR RI.
“Tetapi PDI Perjuangan adalah merupakan partai yang menjadi satu-satunya yang menjalankan check and balance. Ya Kita mendukung tetapi kita tetap mengadakan check and balance terhadap jalannya pemerintahan sekarang ini,” ujarnya dikutip kumparan.
“Kami juga di DPR RI melaksanakan hal yang sama. Bukan berarti kita tidak mendukung pemerintah, mendukung sepenuhnya,” sambungnya.
Rapidin mengingatkan kepada seluruh kader yang hadir untuk tidak mencoba-coba mengkhianati kepercayaan partai. Dia juga mengimbau kepada seluruh Ketua DPC untuk mengantisipasi terjadinya gejolak dalam internal partai.
”Jangan ada pun satu orang kader kita yang mencoba-coba mengkhianati partai ini. Oleh karena itu saya minta para Ketua DPC perhatikan para kader-kader kita yang mencoba membuat suatu keadaan yang tidak baik di daerah jelas itu supaya cepat kita atasi dan supaya cepat kita antisipasi,” pungkasnya.
(Dra/nusantaraterkini.co).
