Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Noe Letto Jadi Tenaga Ahli Pertahanan, Kemhan: Bukan Sekadar Sensasi Selebritas

Editor:  Rozie Winata
Reporter: Redaksi
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Vokalis band Letto, Noe. (Foto: instagram/@musicaklasik)

Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Vokalis band Letto, Noe diangkat menjadi Tenaga Ahli Madya Dewan Pertahanan Nasional (DPN), Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI.

Pria yang memiliki nama asli Sabrang Mowo Damar Panuluh itu masuk dalam daftar 12 tenaga ahli yang dikukuhkan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin berdasarkan Keputusan Ketua Harian DPN Nomor KEP/3/KH/X/2025.

Pelantikan digelar di Kantor Kemhan, Jakarta, Kamis (15/1/2026).

Kepala Biro Informasi Pertahanan Setjen Kemhan Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait membenarkan penunjukan tersebut. Menurut Rico, Putra budayawan Emha Ainun Nadjib alias Cak Nun yang akrab disapa Noe Letto itu ditempatkan sebagai Tenaga Ahli Madya di lingkungan DPN.

Baca Juga : Jenderal Tandayo Apresiasi Mabes TNI dan Kemhan Solid Hadapi Persoalan Aksi Demonstrasi

“Setelah dilantik, yang bersangkutan bertugas memberikan masukan, kajian, dan rekomendasi sesuai bidang keahliannya untuk mendukung tugas dan fungsi Dewan Pertahanan Nasional,” ujar Rico, mengutip RMOL, Senin (19/1/2026). 

Masuknya Noe, kata Rico, bukan sekadar sensasi selebritas. Vokalis Letto itu dinilai memiliki kapasitas pemikiran strategis lintas disiplin.

Kontribusinya diharapkan memperkaya sudut pandang DPN, terutama dari aspek sosial, budaya, dan komunikasi strategis.

“Keahliannya difokuskan pada pemikiran strategis lintas disiplin, termasuk aspek sosial, budaya, dan komunikasi strategis,” jelas Rico.

Rico juga menegaskan, para Tenaga Ahli DPN tidak bekerja secara individual atau langsung memberi masukan ke Menteri Pertahanan. Seluruh pandangan disampaikan melalui forum resmi dan mekanisme kelembagaan DPN. Semua kajian bersifat kolektif sebelum menjadi bahan pertimbangan pimpinan.

Soal rekrutmen, Kemhan memastikan tak ada cerita titipan atau faktor keluarga.

Baca Juga : Capai Tujuan Nasional, Prabowo Subianto Beri Pesan saat Pembekalan TNI-Polri

“Pengisian Tenaga Ahli DPN dilakukan secara profesional untuk memperkuat kualitas kebijakan pertahanan nasional. Tidak dikaitkan dengan latar belakang keluarga atau faktor non-institusional lainnya,” tegas Rico.

Ke-12 tenaga ahli tersebut akan menempati posisi Tenaga Ahli Utama, Madya, dan Muda pada kedeputian bidang Geoekonomi, Geopolitik, dan Geostrategi di lingkungan Dewan Pertahanan Nasional.

Adapun mereka yang dilantik sebagai tenaga ahli DPN yang dilantik yakni, Surachman Surjaatmadja, Ian Montratama, Abdul Kholiq, Agato P. Simamora, Achmad Rully, Filda Citra Yusgiantoro, Jupriyanto, Frank Alexander Hutapea, Sabrang Mowo Damar Panuluh, Santiahu Dyatmiko, Maundri Prihanggo dan Muhammad Zulkarnain Maddatuang. 

(*/nusantaraterkini.co)