Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Niat Puasa Rajab Sekaligus Puasa Senin Kamis

Editor :  Akbar
Reporter :  Redaksi
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Ilustrasi seorang perempuan tengah membaca niat Puasa Rajab (istockphoto.com)

Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Niat puasa Rajab dan puasa Senin Kamis ternyata bisa dilakukan sekaligus. Di mana, puasa Rajab dan puasa Senin Kamis adalah dua jenis ibadah puasa yang sering dilakukan oleh umat Islam. 

Kedua puasa ini memiliki keistimewaan dan keutamaan tersendiri. Namun, bagi sebagian orang, mungkin ada kebingungan apakah kedua puasa ini bisa dilakukan sekaligus atau bagaimana cara melaksanakannya dengan benar. 

Artikel ini akan membahas secara rinci tentang niat puasa Rajab, bagaimana cara melakukannya, serta pertanyaan-pertanyaan umum yang sering muncul seputar puasa Rajab dan Senin Kamis.

1. Apakah Puasa Rajab Bisa Digabung dengan Puasa Senin Kamis

Puasa Rajab dan Puasa Senin Kamis adalah dua ibadah yang berbeda namun bisa digabungkan. Sebagaimana dalam hukum fiqih, tidak ada larangan untuk menggabungkan dua niat puasa dalam satu hari, asalkan kalian berniat dengan benar dan tulus. 

Puasa Rajab merupakan puasa sunnah yang dilakukan pada bulan Rajab, salah satu dari empat bulan haram dalam kalender Islam. 

Sementara itu, Puasa Senin Kamis adalah puasa sunnah yang dilakukan setiap minggu pada hari Senin dan Kamis, yang memiliki keutamaan tersendiri sesuai dengan hadits Rasulullah SAW.

Menggabungkan niat puasa Rajab dengan puasa Senin Kamis dapat dilakukan dengan cara niat yang jelas dalam hati. Kalian bisa berniat untuk menjalankan kedua puasa tersebut sekaligus. 

Namun, perlu diingat bahwa niat untuk berpuasa itu harus dilakukan sebelum fajar (subuh) datang dan dilakukan dengan ikhlas.

2. Apa Niat Puasa Senin Kamis di Bulan Rajab

Niat puasa Senin Kamis di bulan Rajab pada dasarnya tidak berbeda dengan niat puasa Senin Kamis pada umumnya. Kalian hanya perlu memastikan bahwa niat puasa tersebut sesuai dengan niat untuk berpuasa pada hari Senin atau Kamis. 

Berikut ini adalah niat puasa Senin Kamis yang bisa dibaca dalam hati:

Niat Puasa Senin Kamis:

"Nawaitu shauma yaum al-ithnain/khamiis li allahi ta'ala."  

(Yang artinya: Saya berniat untuk berpuasa pada hari Senin/Kamis karena Allah Ta'ala.)

Jika kalian berpuasa di bulan Rajab, juga bisa menyebutkan bahwa puasa tersebut dilaksanakan pada bulan Rajab sebagai bentuk niat spesifik. 

Jadi, meskipun niatnya tetap sama seperti puasa Senin Kamis biasa, kalian bisa menambahkannya dengan niat bahwa itu dilakukan di bulan Rajab.

3. Berapa Hari Puasa Rajab yang Dianjurkan

Secara umum, tidak ada ketentuan yang pasti tentang jumlah hari yang harus dilakukan untuk puasa Rajab. Namun, ada beberapa amalan yang dianjurkan berdasarkan riwayat yang dapat dipraktikkan, antara lain:

- Puasa di 13, 14, dan 15 Rajab: Ini merupakan puasa yang sering dianjurkan oleh sebagian ulama, mengingat hari-hari tersebut memiliki keutamaan yang khusus.

- Puasa sepanjang bulan Rajab: Jika memungkinkan, puasa sepanjang bulan Rajab sangat dianjurkan sebagai upaya mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Namun, jika kalian merasa kesulitan untuk berpuasa selama sebulan penuh, kalian bisa memulai dengan puasa sunnah beberapa hari saja, seperti pada hari-hari tertentu yang dianggap lebih utama, misalnya puasa pada hari Senin atau Kamis.

Baca Juga: Jadwal Lengkap Puasa Rajab 1446 Hijriah Tahun 2025 dan Tata Cara dan Keutamaannya

Baca Juga: Sambut Bulan Suci Ramadan, Berikut Tips Untuk Jalani Awal Puasa

Meskipun tidak ada kewajiban tertentu mengenai jumlah hari yang harus dipuasai, disarankan untuk memaksimalkan puasa di bulan Rajab sesuai kemampuan kalian, karena setiap ibadah yang dilakukan dengan niat yang ikhlas dan tekun akan mendatangkan pahala yang besar.

4. Bagaimana Cara Niat Puasa Rajab

Untuk menjalankan puasa Rajab, niat adalah bagian yang penting agar puasa kita sah. Niat puasa Rajab bisa dilakukan dengan menyatakan dalam hati bahwa kalian berniat untuk berpuasa pada hari tersebut karena Allah SWT. 

Niat ini harus dilakukan sebelum fajar (subuh) tiba. Berikut adalah contoh bacaan niat puasa Rajab:

Niat Puasa Rajab:

"Nawaitu shauma Rajabi hadhihi as-sa'ati lillahi ta’ala."

(Yang artinya: Saya berniat untuk berpuasa di bulan Rajab ini karena Allah Ta'ala.)

Selain membaca niat secara lisan, yang paling penting adalah adanya tekad dalam hati untuk berpuasa karena Allah. Jika niat ini sudah ditanamkan dalam hati, maka puasa kalian akan sah. 

Perlu dicatat bahwa niat puasa tidak harus diucapkan dengan keras, cukup dengan tekad dalam hati untuk berpuasa dan beribadah dengan sungguh-sungguh.

5. Apakah Puasa Rajab Bisa Mengganti Puasa Ramadan Tahun Lalu

Puasa Rajab tidak dapat menggantikan puasa Ramadan yang tertinggal dari tahun lalu. Meskipun puasa Rajab memiliki banyak keutamaan dan pahala, ia tidak memiliki kedudukan yang sama dengan puasa wajib Ramadan. 

Bagi orang yang meninggalkan puasa Ramadan karena suatu alasan (misalnya sakit atau perjalanan jauh), puasa tersebut harus diganti dengan qadha puasa, yaitu mengganti puasa yang ditinggalkan di luar bulan Ramadan. 

nusantaraterkini.co/perkiraan-awal-bulan-puasa-ramadan-pada-tahun-2025" title="Puasa Rajab" target="_blank" rel="noopener">Puasa Rajab tidak dapat menggantikan puasa Ramadan yang tertinggal, karena kedudukan puasa Ramadan sebagai kewajiban yang harus dipenuhi, sementara puasa Rajab adalah puasa sunnah yang bersifat sukarela.

Untuk mengganti puasa Ramadan yang tertinggal, seseorang harus berpuasa di hari-hari lain selain bulan Ramadan, dan niatnya harus jelas sebagai qadha untuk menggantikan puasa yang tertinggal. 

Dalam hal ini, puasa Rajab hanya bisa dilakukan sebagai ibadah sunnah, bukan sebagai pengganti puasa wajib Ramadan.

Namun, kalian tetap bisa mendapatkan pahala dengan berpuasa di bulan Rajab atau di hari-hari Senin Kamis, sekaligus berusaha menunaikan puasa yang tertinggal dari Ramadan dengan cara yang benar.

Puasa Rajab dan Puasa Senin Kamis adalah dua ibadah yang sangat dianjurkan dalam Islam. Meskipun keduanya dapat dilakukan secara bersamaan, kalian harus memastikan niat yang benar dan tulus dalam hati. 

Puasa Rajab tidak menggantikan puasa Ramadan yang tertinggal, namun bisa menjadi amal ibadah sunnah yang mendatangkan pahala besar.

Jadi, bagi kalian yang ingin melaksanakan puasa Rajab sekaligus Puasa Senin Kamis, lakukan dengan niat yang benar dan ikhlas untuk Allah SWT. 

Semoga setiap langkah ibadah kita mendapatkan ridho dan keberkahan dari-Nya.

(Akb/nusantaraterkini.co)