Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Netanyahu Klaim Iran Berupaya Membunuh Putranya

​PM Israel Benjamin Netanyahu ungkap Iran berupaya bunuh putranya, sebut pengamanan bukan sebuah kemewahan

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berbicara di markas militer Kirya di Tel Aviv, Israel, pada 1 Maret 2026. (Foto: Xinhua/GPO)
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berbicara di markas militer Kirya di Tel Aviv, Israel, pada 1 Maret 2026. (Foto: Xinhua/GPO)
A A

Nusantaraterkini.co, - Perdana Menteri (PM) Israel dalam sebuah wawancara dengan Channel 14 Israel pada Senin (24/8/2026) mengatakan berupaya membunuh putranya.

Dia tidak mengungkapkan mengenai siapa di antara kedua putranya yang menjadi target, atau kapan tepatnya dugaan upaya pembunuhan itu terjadi.

Netanyahu menyampaikan pernyataan tersebut setelah ditanya mengenai keputusan kontroversial kepala badan keamanan dalam negeri , David Zini, untuk tidak memberikan pengamanan saat ini kepada mantan panglima militer Gadi Eisenkot, sosok yang menurut sebagian besar jajak pendapat akan menjadi penantang kuat Netanyahu dalam pemilihan umum tanggal 27 Oktober.

Partai-partai oposisi menilai keputusan tersebut bermotif politis.

Kontroversi ini muncul terutama setelah komite tingkat menteri yang menangani urusan pada bulan lalu memutuskan kedua putra Netanyahu, Yair dan Avner, akan mendapatkan pengamanan selama lima tahun.

Dalam wawancara tersebut, Netanyahu berpendapat pengamanan bagi putra-putranya bukanlah sebuah kemewahan, dan tanpa pengamanan itu, mungkin saja akan berhasil dalam upaya-upayanya.

Netanyahu mengatakan telah meminta Zini untuk menyediakan pengamanan yang memadai bagi siapa pun yang mencalonkan diri sebagai PM Israel berikutnya.

(*/nusantaraterkini.co) 

Sumber: Xinhua

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait