Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Kunker Komisi XI Ditengah Situasi Tanah Air Memanas, Formappi: Kekonyolan Terparah dari DPR

Di tengah ketegangan yang terjadi akibat dari polemik masalah tunjangan anggota DPR hingga kasus tewasnya driver ojol Affan Kurniawan karena ditabrak

Selebaran Kunker Komisi XI DPR ke Australia (Foto: dok.ig @anassatriyo)
Selebaran Kunker Komisi XI DPR ke Australia (Foto: dok.ig @anassatriyo)
A A

nusantaraterkini.co, JAKARTA - Di tengah ketegangan yang terjadi akibat dari masalah anggota hingga kasus karena mobil .

Ada muncul selebaran di media sosial terkait itinerary kunjungan kerja () Komisi XI ke Australia pada periode 26 Agustus-1 September 2025. 

Di selebaran itu, terdapat beberapa agenda wakil rakyat yang padat dan satu hal menarik pada hari ke-6 atau 31 Agustus yang berbunyi 'menikmati suasana Sydney Marathon'. 

Kabar kunjungan kerja ini pun sudah dikonfirmasi kebenarannya oleh salah satu staf di KBRI Canberra. 

Mengomentari kunker Komisi XI DPR ditengah suasana kondisi sedang . Karus mengatakan, keputusan DPR khususnya Komisi XI tetap melakukan kunker keluar negeri di tengah situasi tak menentu di dalam negeri yang bahkan disebabkan oleh DPR sendiri merupakan kekonyolan terparah dari DPR saat ini. 

Menurut , keluar negeri itu juga salah satu kegiatan paling tak berguna. Sebab, heran saja, mengapa mereka masih saja melakukannya, bahkan ketika situasi finansial negara sedang sulit-sulitnya. 

"Ini benar-benar makin membuat kian sulit menghadapi kemarahan rakyat. DPR seperti mengolok-olok rakyat yang tengah berdemonstrasi di dalam negeri saja," kata Lucius, Sabtu (30/8/2025). 

Lebih lanjut Lucius menilai, kunker jelas sebuah pemborosan. Dan ini jelas berlawanan dengan prinsip efisiensi. 

"Bagaimana bisa DPR masih saja mau mengerjakan hal-hal yang jelas-jelas. Jika dibenci rakyat?," ujar dia.

Ia pun berharap jika memang mereka jadi kunker ke Australia, semoga warga negara diaspora bisa menemukan mereka diluar negeri dan menyuruh mereka pulang. 

"Jika memungkinkan penting juga untuk mengajak rakyat menjemput mereka di bandara kepulangan untuk menyadarkan mereka supaya amanah," tegas Lucius.  

(cw1/nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait