Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

KPU Jabar Klaim Semua Logistik Pemilu 2024 Sudah Disalurkan

Editor:  Redaksi2
Reporter: Redaksi
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Ketua KPU Jawa Barat Ummi Wahyuni di Gedung Sate, Kota Bandung, Jawa Barat, Senin (12/2/2024).(Kompas.com/Faqih Rohman Syafei)

Nusantaraterkini.co, JABAR - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Barat memastikan distribusi logistik pemilihan umum (Pemilu) 2024 di 27 kota dan kabupaten berjalan lancar dan aman.

"Secara aturan H-1, semua sudah sampai ke TPS sebanyak 140.457 TPS yang ada," ujar Ketua KPU Jawa Barat Ummi Wahyuni di Gedung Sate, Kota Bandung, dikutip Kompas.com, Senin (12/2/2024).

Ummi menerangkan, logistik Pemilu 2024 saat ini sudah bergeser hingga ke tingkat Panitia Pemilih Kecamatan (PPK). Dipastikan pada besok hari semuanya sudah sampai ke TPS.

Baca Juga : Jadi Kurir Uang Korupsi BTS 4G, Windi Purnama Klaim Hanya Jalankan Perintah

Menurut dia, karena seusai aturan yang berlaku, sehari jelang pencoblosan logistik harus sudah sampai ke TPS.

"Sekarang masih tanggal 12, pergerakan distribusi ke logistik sudah di PPK hampir 80 persen. Malam ini target sudah 100 persen," ucap Ummi.

Dia memastikan, tidak ada kendala berarti pada distribusi logistik Pemilu 2024, meski di daerah-daerah terjauh semisal wilayah Kabupaten Cianjur dan lainnya.

Baca Juga : Hutama Karya Perpangang Pengoperasian Jalan Tol Fungsional Sigli-Banda Aceh Hingga 29 Januari 2026

Sementara, terkait TPS yang terkena bencana alam semisal yang terjadi di Kabupaten Sumedang, KPU Jabar telah merelokasinya.

Relokasi ini, sambung Ummi dengan mempertimbangkan aksesibilitas lokasi. Sehingga masih bisa dijangkau oleh para pemilih.

"Mitigasinya dipindahkan ke masih lingkup RT setempat. Jika masih bencana berarti di geser, karena kami pikirkan aksesibilitas pemilih," tambahnya.

Baca Juga : Ambisi Gerbang Barat: Gubernur Bobby Nasution Gagas Mega-Integrasi Logistik Sumatera Utara

Kemudian, untuk surat suara yang rusak dan kurang saat ini sudah terpenuhi. Artinya, tidak ada lagi logistik yang kurang.

"Surat suara total 183 ribu surat suara, yang rusak sudah diganti semuan sudah siap 100 persen," pungkas Ummi. (rsy/nusantaraterkini.co)