KPK Periksa 2 Pegawai Sendiri Jadi Saksi Dugaan Pungli di Rutan
Komisi Pemberantasan Korupsi memanggil pegawainya sendiri untuk diperiksa sebagai saksi dalam perkara dugaan pungutan liar atau gratifikasi di rutan.
Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil pegawainya sendiri untuk diperiksa sebagai saksi dalam perkara dugaan pungutan liar atau gratifikasi di Rumah Tahanan (rutan) KPK.
Juru Bicara Penindakan dan Kelembagaan KPK Ali Fikri mengatakan, kedua orang yang dipanggil dalam perkara Rutan KPK tersebut bernama Farhan dan Kinsun Kase.
"Hari ini, bertempat di gedung Merah Putih KPK, tim penyidik menjadwalkan pemanggilan dan pemeriksaan saksi-saksi," ucap Ali kepada wartawan, dikutip Kompas.com, Selasa (5/3/2024).
Pihak KPK telah menggelar ekspose atau gelar perkara dan menyepakati kasus tersebut naik ke tahap penyidikan.
Saat ini, KPK masih belum resmi menetapkan lebih dari 10 pegawai atau mantan pegawai KPK itu sebagai tersangka karena masih melakukan sejumlah proses administrasi.
Direktorat Penyelidikan KPK juga telah menerbitkan laporan kejadian tindak pidana korupsi (LKTPK) yang menjadi syarat penerbitan surat perintah dimulainya penyidikan.
Sebelumnya, Alexander Marwata, Wakil Ketua KPK, mengungkapkan bahwa tim penyelidik telah mengambil keterangan dari 190 individu terkait dugaan pungli atau gratifikasi di penjara.
Kasus pungli ini pertama kali ditemukan oleh Dewan Pengawas (Dewas) KPK dan dilaporkan pada bulan Mei 2023 dan tim penyidik KPK telah meminta keterangan dari 190 orang menyangkut dugaan tindak pidana korupsi pungli atau gratifikasi di rutan. (rsy/nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
SUMSELDinkes Sumsel Catat 29.969 Kasus ISPA Akibat Dampak Kabut Asap Karhutla hingga September 2026
hendra·2 menit yang lalu -
NEWSDugaan Mafia Tanah di Sulteng Diadukan ke Komisi III DPR, Kuasa Hukum Soroti SP3 Polda
hendra·33 menit yang lalu -
KRIMINALSidang Kasus PNBP Pelabuhan Belawan, JPU Dalami Prosedur Pemanduan dan Navigasi Kapal
hendra·1 jam yang lalu -
PENDIDIKANMulai Oktober, Siswa SMA/SMK Bermasalah Bakal Dibina di Barak Kopassus
hendra·1 jam yang lalu -
PERISTIWADua Pemuda Tewas di Kontrakan, Polisi Temukan Bau Gas Menyengat dan Kompor Masih Menyala
hendra·2 jam yang lalu -
NASIONALDPD dan TNI Dorong Karya Bakti di Bengkulu, 580 Titik Pembangunan Disiapkan
Rozie Winata·2 jam yang lalu -
KRIMINALMelawan Petugas, Dua Terduga Pelaku Curanmor di Binjai Kota Ditembak Polisi
hendra·2 jam yang lalu -
KRIMINALLBH Pandawa Khatulistiwa Desak Penegak Hukum Usut Dugaan Aliran Emas Papua di Samarinda
Rozie Winata·2 jam yang lalu -
KRIMINALiPhone Winda Lorenza Belum Pernah Dibuka Penyidik, LBH Medan Desak Uji Digital Forensik
Rozie Winata·3 jam yang lalu -
NEWS VIDEOSultan B. Najamudin Dorong Kolaborasi TNI dan Pemda Percepat Pembangunan di Daerah
Fadli Tara·3 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan