Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Korlantas Siapkan Tim Urai Kemacetan dan Rekayasa Lalin di Jabar dan Jateng

Editor :  Rozie Winata
Reporter :  Ilham Al Banjari
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Kakorlantas Polri Irjen Pol Aan Suhanan. (Foto: Istimewa)

Korlantas Siapkan Tim Urai Kemacetan dan Rekayasa Lalin di Jabar dan Jateng

Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Kepala Korps Lalulintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol Aan Suhanan mengungkapkan bahwa pihaknya bersama jajaran Polda telah menyiapkan tim urai kemacetan hingga rekayasa lalulintas (lalin) di Jawa Barat (Jabar) dan Jawa Tengah (Jateng) untuk pengamanan mudik Idul Fitri 1445 Hijriah/2024 Masehi.

Baca Juga : Tak Perlu Perpanjang Lagi, SIM & STNK Bisa Seumur Hidup?

Irjen Pol Aan Suhanan mengungkapkan Jawa Barat merupakan salah satu daerah yang memiliki titik rawan kepadatan arus lalu lintas saat momen mudik Hari Raya Idul Fitri 1445 H.

Baca Juga : Libur Nataru, Truk Dilarang Masuk Tol Mulai 21 Desember

“Jawa Barat ini menjadi yang luar biasa karena selain dilewati oleh pemudik dari Jabodetabek, Jawa Barat juga menjadi tujuan para pemudik dan masuk ranking 3 asal pemudik yang akan mudik nantinya,” katanya dalam keterangan tertulis, Senin (1/4/2024).

Aan mengatakan, pihaknya bersama Polda Jabar telah menyiapkan tim urai kemacetan untuk mengantisipasi kepadatan arus lalin tersebut. Selain itu, menyiapkan rekayasa lalin contraflow dan one way.

Baca Juga : Pulihkan Pasca-Bencana di Gayo Lues, 84 Personel Satbrimob Polda Sumsel Bangun Huntara

Ia juga menyebut pihaknya juga telah menyiapkan langkah bersama Polda Jateng.

Baca Juga : Dukung Program Presiden, Kapolri Targetkan 1.500 Satuan Pelayanan Gizi Polri Rampung di 2026 ​

“Kesiapan untuk Polda Jateng terutama arteri Pantura saat diberlakukan one way baik mudik maupun balik, memetakan tempat-tempat yang rawan kemacetan dan menyiapkan beberapa rekayasa lalu lintas mulai dari pengalihan, penutupan sampai one way,” terangnya.

Aan menjelaskan arus lalin menuju Klonengan-Bumiayu, pemberlakuan Tol fungsional di Yogya-Solo nantinya akan keluar melalui Karang Duwet atau Klaten sehingga memerlukan pengelolaan.

Baca Juga : Atasi Kemacetan Jelang Nataru, Jalur Alternatif Saribudolok-Parapat Resmi Dibuka

“Mudah-mudahan pemberlakuan Tol fungsionalnya juga bisa berjalan lancar dengan indikator-indikator tertentu kita bisa gunakan tol Yogya,” harapnya.

Baca Juga : Apresiasi Mudik 2024, Komisi V Desak Perbaikan Fasilitas Pemudik Roda Dua

Ia menegaskan, selama arus mudik-balik akan dilakukan penerapan ganjil genap yang merupakan satu pembatasan mobilisasi untuk kendaraan pribadi.

“Karena hasil simulasi di ruas jalan tertentu Japek-Cipali ketika tidak diberlakukan ganjil genap VC Ratio masih sangat tinggi, jadi kita terapkan ganjil genap, di mana penegakan hukumnya dengan ETLE,” pungkasnya.

(HAM/nusantaraterkini.co)