Koperasi Merah Putih Didorong Sebagai Motor Penggerak Ekonomi Nasional dan Ketahanan Pangan
kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk dapat mendorong peningkatan produksi komoditas unggulan di Sumatera Barat seperti gambir, kelapa, dan sebagai
nusantaraterkini.co, PADANG-Kementerian Koperasi (Kemenkop) terus memperkuat peran Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/Kel) Merah Putih sebagai motor penggerak ekonomi desa dan ketahanan pangan nasional.
Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan Sosialisasi Peningkatan Kapasitas Produksi Kopdes Merah Putih di Padang, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), di mana kegiatan dihadiri 60 peserta offline dan 84 peserta online.
Asisten Deputi Pengembangan Produksi, Deputi Bidang Pengembangan Usaha Kemenkop Elviandi mengatakan, kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk dapat mendorong peningkatan produksi komoditas unggulan di Sumatera Barat seperti gambir, kelapa, dan sebagainya.
“Komoditas unggulan tersebut juga diharapkan mempunyai nilai tambah dan didorong untuk bisa dihilirisasi ke depannya,” ucapnya dalam keterangan resmi, Selasa (21/10/2025).
Dia menegaskan, pembentukan Kopdes/Kel Merah Putih merupakan langkah strategis dalam memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat sekaligus mengakselerasi pemerataan pembangunan desa.
Sebagaimana diamanatkan dalam Pasal 33 UUD 1945 dan sejalan dengan Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025 tentang Pembentukan Kopdes Merah Putih.
“Desa adalah fondasi pembangunan bangsa. Melalui Kopdes Merah Putih, kami ingin menghadirkan lembaga ekonomi rakyat yang kuat, mandiri, dan berdaya saing sehingga mampu memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” katanya, seperti dilansir dari RMOL.
Dari data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah penduduk miskin di Indonesia per Maret 2025 mencapai 23,85 juta orang. Sekitar 4 persen di antaranya atau sekitar 12,5 juta orang berada di wilayah pedesaan. Persentase kemiskinan di desa juga masih lebih tinggi (11,03 persen) dibandingkan dengan perkotaan (6,73 persen).
Menurut Elviandi, kondisi ini menegaskan pentingnya pembentukan Kopdes/Kel Merah Putih sebagai solusi untuk memperkuat ekonomi desa, mengurangi rantai distribusi hasil pertanian yang panjang, meningkatkan efisiensi rantai pasok, serta mendorong kemandirian ekonomi berbasis gotong royong.
“Hingga 17 Oktober 2025, tercatat sebanyak 82.066 desa/kelurahan telah membentuk Kopdes/Kel Merah Putih melalui Musyawarah Khusus Desa (Musdesus), dan 80.081 di antaranya telah berbadan hukum,” rincinya.
(emn/nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
-
EKONOMIRupiah Masih Tertekan, Gubernur BI Laporkan Strategi Stabilitas ke Prabowo
hendra·31 menit yang lalu -
NEWSKarhutla Luwu Meluas hingga 20 Hektare, Api Mendekati Permukiman Warga di Bua
hendra·1 jam yang lalu -
NEWSPrabowo Panggil Listyo ke Istana, Minta Program Strategis Pemerintah Dikawal Ketat
hendra·2 jam yang lalu -
NASIONALPemerintah Pastikan Cadangan BBM Nasional Tetap Terjaga, Tersedia 16-20 Hari
Rozie Winata·7 jam yang lalu -
KOTA MEDANMahasiswa USU Desak Transparansi Tender LPJU Dishub Medan, Soroti 3 Paket Pengadaan Bernilai Rp12,31 Miliar
7 jam yang lalu -
PERISTIWASatu Unit Mobil Diduga Bawa Minyak Solar Terbakar di Padangsidimpuan
Rozie Winata·8 jam yang lalu -
EKONOMICapaian Investasi Januari-September 2026 Sentuh Rp1.539,2 Triliun, Rosan: Serap 2,19 Juta Tenaga Kerja
Rozie Winata·9 jam yang lalu -
EKONOMIOJK Pacu Reformasi Pasar Modal: Transparansi Diperkuat, Pelanggaran Ditindak Tegas
Rozie Winata·9 jam yang lalu -
PERISTIWAGayo Lues Digoyang Gempa Tektonik M4.3, Dipicu Aktivitas Sesar Besar Sumatra
Rozie Winata·10 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan