Nusantaraterkini.co, MEDAN - Program makan bergizi yang digagas Kodam I Bukit Barisan menjadi angin segar bagi ratusan siswa di Medan. Namun, kekurangan dalam pelaksanaan dan ketidakpastian keberlanjutan program ini menimbulkan sejumlah pertanyaan.
Baca Juga: Wakapolda Sumut Tinjau Langsung Disiplin Anggota, Pelanggaran Turun Signifikan di Tahun 2024
Sebanyak 250 siswa SDN 067246 di Kecamatan Medan Tuntungan menikmati santapan bergizi pada Senin (6/1/2025). Acara ini merupakan bagian dari dukungan Kodam terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas Presiden Prabowo Subianto. Menu yang disajikan meliputi nasi, ayam goreng tepung, tempe, sayur, dan buah melon. Sayangnya, susu sebagai pelengkap gizi tidak tersedia.
"Kita upayakan standar gizi anak-anak terpenuhi. Memang hari ini belum sempurna empat sehat lima sempurna karena tidak ada susu, tapi setidaknya empat sehatnya tercapai," ungkap Kolonel Arm Eric C. Simanjuntak, Pamen Ahli Pangdam I Bidang OMP.
Pantauan di lokasi menunjukkan antusiasme para siswa meski makanan dibagikan di ruang kelas dan halaman sekolah beralaskan terpal. Kenza, siswa kelas enam, menyampaikan rasa puasnya meskipun masih ada kekurangan.
"Makanannya enak, pedas manis gitu. Tapi kurang kuah, sambal, dan porsinya sedikit," ujar Kenza. Ia berharap program ini dapat berlangsung setiap hari.
Kodam I Bukit Barisan menjadwalkan pembagian makanan bergizi di sejumlah sekolah di Medan sepanjang Januari 2025, dengan total 600 porsi. Namun, Eric mengaku belum bisa memastikan keberlanjutan program ini pada Februari.
"Untuk bulan ini, program dilakukan setiap hari di berbagai sekolah secara acak. Tapi untuk bulan depan, kami belum bisa pastikan," jelasnya.
Baca Juga: Polisi akan Selidiki Penyebab Kecelakaan yang Menewaskan Wakapolres Pelabuhan Belawan di Tol Belmera
Diharapkan, program ini dapat menjadi langkah awal yang berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas gizi siswa di Medan.
"Kami mendukung penuh kebijakan Presiden dalam mewujudkan masyarakat yang sehat dan berdaya saing melalui pemenuhan gizi anak-anak," tutup Eric.
(fer/nusantaraterkini.co)
