Khawatirkan Lonjakan Harga, Anggota DPR Kritik Rencana Menaikkan HET Minyakita
DPR kritik rencana kenaikan HET Minyakita, khawatir harga makin melonjak dan membebani masyarakat serta UMKM.
Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Rencana kenaikan harga eceran tertinggi (HET) Minyakita menuai kritik dari parlemen. Anggota Komisi VI DPR Nasim Khan mengingatkan harga berpotensi melonjak tanpa pengawasan ketat pemerintah.
Nasim menyoroti kondisi harga Minyakita yang saat ini sudah melampaui HET sebesar Rp15.700 per liter. Berdasarkan data Sistem Pemantauan Pasar Kebutuhan Pokok per 4 Mei 2026, harga rata-rata nasional tercatat mencapai Rp15.915 per liter.
“Dengan HET saat ini saja, harga di pasaran sudah melampaui batas. Bahkan di Pekanbaru harga menembus Rp20 ribu dan di Cirebon mencapai Rp21 ribu per liter. Jika HET dinaikkan tanpa pengawasan, harga dikhawatirkan semakin tidak terkendali,” ujar Nasim, Selasa (5/5/2026).
Sebelumnya, Menteri Perdagangan menyebut rencana penyesuaian harga dipicu oleh kenaikan harga crude palm oil (CPO) dan biaya produksi, bukan akibat program biodiesel. Meski demikian, Nasim menegaskan bahwa stabilitas harga Minyakita tetap menjadi tanggung jawab pemerintah, mengingat dampaknya terhadap ketahanan pangan rumah tangga, khususnya masyarakat menengah ke bawah.
Ia juga mendesak pemerintah memastikan kelancaran distribusi serta menindak tegas praktik penimbunan. Menurutnya, penimbunan dapat memperparah kelangkaan yang mulai terjadi di sejumlah daerah dan mendorong harga semakin melonjak.
“Jangan sampai ada pihak yang menimbun demi keuntungan pribadi. Pemerintah harus hadir melakukan pengawasan langsung di lapangan,” tegasnya.
Selain rumah tangga, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) disebut sebagai kelompok yang paling terdampak. Nasim mendorong pemerintah mempertimbangkan skema subsidi atau intervensi khusus guna menekan beban produksi.
“Minyakita sejatinya untuk membantu rakyat kecil mendapatkan harga terjangkau. Pemerintah perlu hadir melalui kebijakan yang memastikan masyarakat dan UMKM tetap bisa bertahan di tengah tekanan harga,” pungkasnya.
(LS/Nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
EKONOMIHarga Emas Antam Turun Rp20 Ribu ke Rp2.545.000 Per Gram Jelang Akhir Pekan
Rozie Winata·32 menit yang lalu -
PERISTIWAKebakaran Hanguskan 9 Rumah di Komplek Griya Pesona Minimalis Medan Marelan
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
-
HUKUM DAN KRIMINALSolidaritas Ojol Desak Kapolri Usut Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo
Herman Saleh Harahap·1 jam yang lalu -
NEWSHensa Duga Jokowi Pamer Ijazah untuk Alihkan Isu Penyadapan Prabowo
Herman Saleh Harahap·2 jam yang lalu -
POLITIKBantah Isu Munaslub Golkar, Ahmad Doli Tegaskan Hubungan Baik dengan Bahlil
Herman Saleh Harahap·2 jam yang lalu -
EKONOMIChusnunia Chalim Dorong Penguatan Industri Bahan Baku Pakan Ternak Lokal
Herman Saleh Harahap·2 jam yang lalu -
EKONOMIHarga Pangan Melonjak, Imas Aan Desak Kemendag Segera Lakukan Pengendalian
Herman Saleh Harahap·3 jam yang lalu -
TRAVELPemprov Sumut Ajukan Megalitik Nias Selatan Jadi Warisan Dunia
Herman Saleh Harahap·4 jam yang lalu -
NEWSAnggota DPR Siap Fasilitasi Hak Pekerja Korban Kecelakaan Kerja PT Daehyun
Herman Saleh Harahap·4 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan