Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Ketua DPRD Madina Minta Bupati Evaluasi Keberadaan Perkebunan di Madina

Editor:  Herman Saleh Harahap
Reporter: Muhammad Reza
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Ketua DPRD Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Erwin Efendi Lubis (foto:m.reza)

nusantaraterkini.co, MADINA - Ketua DPRD Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Erwin Efendi Lubis mengungkapkan, perkebunan di Madina  banyak melakukan kesalahan, khususnya kepada masyarakat.

Oleh karena itu, Erwin Efendi Lubis meminta agar pemerintah daerah Madina bisa melakukan evaluasi dan verifikasi ulang terkait keberadaan seluruh perkebunan di Madina.

"Khususnya PT Palmaris Raya dan PT Rendi Permata Raya. Dua perusahaan ini, selalu membuat gaduh di Madina. Pemerintah daerah harus tegas dan berpihak kepada masyarakat," tegas Erwin di ruangannya, Senin (20/10/2025).

Erwin menilai banyaknya perkebunan di Madina seharusnya menjadikan masyarakat disekitar perkebunan menjadi lebih baik dan sejahtera. Bukan malah menjadikan sesama masyarakat ricuh dan ribut.

"Mulai dari permasalahan koperasi desa hingga permasalahan pembagian plasma. Banyak pengaduan dari masyarakat ke DPRD terkait perkebunan di Pantai Barat. Karena itu, Pemerintah, khususnya Bupati harus tegas dan melakukan evaluasi dan verifikasi ulang terkait keberadaan perkebunan itu," ungkap Erwin.

Erwin pun menjelaskan, keberadaan perkebunan di Madina yang sudah sejak puluhan tahun lalu ini, tak banyak memberikan manfaat bagi masyarakat. Bahkan menurutnya banyak perusahaan perkebunan yang seolah menipu dan mengambil keuntungan dari masyarakat.

"Contohnya PT Palmaris, pemerintah harus pertanyakan HGU mereka. Kasihan masyarakat Pantai Barat, selalu dibenturkan dan dilaga oleh pihak perkebunan demi keuntungan mereka. Tanpa memperdulikan masyarakat," ucapnya. (mra/nusantaraterkini.co)