Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Ketua DPD Ajak Investor Global Kembangkan Properti Perumahan di Kawasan Pariwisata Indonesia

Ketua DPD RI Sultan Baktiar Najamudin mengajak investor global mengembangkan perumahan di kawasan pariwisata Indonesia melalui investasi dan teknologi.

Ketua DPD RI Sultan Baktiar Najamudin saat menyampaikan sambutan dalam pembukaan pertemuan investor dan pelaku industri properti Indonesia-China Bridge, Jumat (30/10/2026). (foto: istimewa)
Ketua DPD RI Sultan Baktiar Najamudin saat menyampaikan sambutan dalam pembukaan pertemuan investor dan pelaku industri properti Indonesia-China Bridge, Jumat (30/10/2026). (foto: istimewa)
A A

Nusantaraterkini.co, JAKARTA โ€“ Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI mengajak dan pelaku industri properti global untuk berkolaborasi mengembangkan sektor perumahan di kawasan pariwisata Indonesia.

Ajakan tersebut disampaikan Sultan saat membuka pertemuan investor dan pelaku industri properti dalam forum Indonesia-China Bridge, Jumat (30/10/2026).

Dalam sambutannya, Sultan menegaskan Indonesia terbuka terhadap dukungan investasi, teknologi, dan keahlian dari negara-negara sahabat untuk mendorong pengembangan industri properti nasional, khususnya sektor perumahan yang terintegrasi dengan kawasan pariwisata.

"Indonesia terbuka dan bersedia menerima dukungan para pelaku industri, teknologi, juga investasi negara-negara sahabat di bidang properti perumahan. Kami memiliki potensi pariwisata berskala internasional yang cukup menjanjikan untuk dikembangkan," ujar Sultan.

Ia menjelaskan, pemerintah Indonesia saat ini tengah mendorong program pembangunan 3 juta rumah bagi masyarakat. Program tersebut membutuhkan dukungan berbagai pihak, terutama dalam hal pembiayaan alternatif dan penerapan teknologi konstruksi modern.

Menurut Sultan, pembangunan perumahan tidak dapat sepenuhnya mengandalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Karena itu, keterlibatan investor swasta dan mitra internasional menjadi penting untuk mempercepat realisasi program tersebut.

"Untuk mencapai 3 juta rumah bagi masyarakat, kami tentunya tidak hanya mengharapkan pembiayaan melalui APBN. Kita butuh pembiayaan alternatif, juga dukungan teknologi konstruksi yang efisien dan ramah lingkungan," tegasnya.

Sultan juga menyoroti peluang pemanfaatan teknologi 3D Construction Printing dalam pembangunan perumahan. Teknologi tersebut dinilai dapat menjadi salah satu solusi untuk mempercepat proses konstruksi, menekan biaya pembangunan, sekaligus menghasilkan hunian yang lebih terjangkau bagi masyarakat.

Ia optimistis, kolaborasi antara Indonesia dan dalam bidang pembiayaan serta teknologi konstruksi dapat membuka peluang pembangunan perumahan yang lebih luas, terutama di daerah-daerah yang memiliki potensi pariwisata.

Lebih lanjut, Sultan menyambut baik kehadiran para investor dan pelaku industri properti dari berbagai negara, termasuk China, Jerman, Rusia, dan India dalam forum tersebut.

Atas nama lembaga Senat Indonesia, ia menyampaikan apresiasi atas partisipasi para delegasi dan berharap pertemuan tersebut menjadi awal terbentuknya kerja sama konkret dalam pengembangan sektor properti dan pariwisata Indonesia.

"Kita semua tentunya memiliki harapan dan kepentingan untuk mengembangkan Bali-Bali baru di berbagai daerah di Indonesia," tutup Sultan.ย 

(LS/Nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait