IHSG Menguat 1,82 Persen Sepekan, Kapitalisasi Pasar BEI Tembus Rp11.599 Triliun
IHSG naik 1,82 persen ke 6.636,475 sepanjang pekan 31 Agustus-4 September 2026. Kapitalisasi pasar BEI tembus Rp11.599 triliun.
Nusantaraterkini.co, JAKARTA – Kinerja pasar saham Indonesia menunjukkan penguatan sepanjang perdagangan 31 Agustus hingga 4 September 2026. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup naik 1,82 persen menjadi 6.636,475.
Posisi tersebut meningkat dibandingkan penutupan pada pekan sebelumnya yang berada di level 6.518,121.
Penguatan IHSG turut diikuti kenaikan kapitalisasi pasar. BEI mencatat total kapitalisasi pasar selama sepekan meningkat 1,47 persen menjadi Rp11.599 triliun dari sebelumnya Rp11.431 triliun.
P.H. Sekretaris Perusahaan BEI Aulia Noviana Utami Putri mengatakan, aktivitas perdagangan saham juga mengalami peningkatan di sejumlah indikator.
“Rata-rata volume transaksi harian BEI mengalami peningkatan tertinggi sebesar 35,9 persen menjadi 48,99 miliar lembar saham dari 36,05 miliar lembar saham pada pekan sebelumnya,” kata Aulia dalam keterangannya, dikutip Sabtu (5/9/2026).
Kenaikan juga tercatat pada rata-rata nilai transaksi harian. Angkanya tumbuh 25,75 persen menjadi Rp19,22 triliun, dibandingkan pekan sebelumnya sebesar Rp15,29 triliun.
Sementara itu, rata-rata frekuensi transaksi harian naik 10,93 persen menjadi 2,39 juta kali transaksi. Pada pekan sebelumnya, frekuensi perdagangan tercatat sebanyak 2,15 juta kali transaksi.
Dari aktivitas investor asing, BEI mencatat nilai jual bersih atau net sell sebesar Rp29,76 miliar sepanjang pekan tersebut.
“Sepanjang tahun 2026 investor asing telah mencatatkan nilai jual bersih sebesar Rp68,05 triliun,” ujar Aulia.
BEI terus mendorong penguatan ekosistem pasar modal nasional melalui sejumlah agenda strategis. Upaya tersebut antara lain dilakukan dengan menjajaki konektivitas pasar Indonesia dengan pasar global, memperluas pipeline perusahaan yang berpotensi melakukan penawaran umum perdana saham atau Initial Public Offering (IPO), serta memperbesar basis investor di berbagai daerah.
Aulia mengatakan, berbagai langkah tersebut berjalan beriringan dengan meningkatnya aktivitas perdagangan saham sepanjang periode 31 Agustus hingga 4 September 2026.
Penguatan IHSG dan meningkatnya sejumlah indikator transaksi menunjukkan aktivitas pasar modal Indonesia tetap bergerak positif sepanjang pekan tersebut.
(Dra/nusantaraterkini.co).
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
INTERNASIONALIran-AS Kembali Memanas! Dua Rudal Hantam Pulau Qeshm, Trump Akui Serangan Terbatas
hendra·3 jam yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALTegur Suami Gegara Judi, Istri di Jakbar Dianiaya hingga Disundut Bara Rokok
hendra·3 jam yang lalu -
NASIONALHasto Ungkap PDIP Intensif Lobi Fraksi DPR, Dorong Tindak Lanjut Putusan MA soal Gibran
hendra·4 jam yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALUsai Pesta Miras, Pria di Maros Tikam Keponakan hingga Kritis gegara Salah Paham soal Gaji
hendra·5 jam yang lalu -
NEWSDKPP Terima 5 Aduan soal Pencalonan Gibran, Dua Siap Masuk Tahap Persidangan
hendra·6 jam yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALWN Malaysia Rampok Warga Batam Pakai Pisau dan Airsoft Gun, Gasak Mobil hingga Rp292 Juta
hendra·6 jam yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALPolisi Sita 1,2 Juta Pil Tramadol Ilegal, Pria Asal Aceh Ditangkap
hendra·7 jam yang lalu -
-
SUMSELGapeka 2026 Berlaku 1 Desember, KAI Palembang Imbauu Penumpang Cek Ulang Jadwal Tiket
Rozie Winata·7 jam yang lalu -
NEWSPengurus JMSI Karo Resmi Dilantik, Siap Bersinergi dengan Pemkab
Herman Saleh Harahap·7 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan