Kemerdekaan Indonesia Milik Siapa?, Apakah Angka 80 Cuma Sebatas Angka
Kemerdekaan Indonesia Milik Siapa?, Apakah Angka 80 Cuma Sebatas Angka
Nusantaraterkini.co, Medan - Tak sampai 72 jam lagi, Indonesia memasuki usai kemerdekaan yang ke-80 tahun.
Jika diibaratkan umur manusia, tentunya sudah memasuki usia senja. Lantas 80 tahun apakah kemerdekaan Indonesia sudah dirasakan masyarakat?. Jawabannya belum.
Apa yang menjadi penghambat pertumbuhan ekonomi sehingga masyarakat di Indonesia merasakan kemerdekaan secara merata. Tentunya banyak faktor, terutama korupsi dan kekuasaan.
Memasuki usia ke-80 tahun, korupsi menjadi 'budaya' para pejabat nakal yang saat berkampanye mengumandangkan kesejahteraan masyarakat, namun selalu bertolak balik dengan kondisi sudah mencapai kekuasaan.
Rezim yang terus berganti hingga 8 kali ini, tak nampak kemerdekaan Indonesia yang sebenarnya. Bahkan di beberapa wilayah bergejolak lantaran kebijakan sampah para penguasanya.
Seperti di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, kemarin puluhan ribu bahkan mungkin mencapai seratusan ribu warga turun kejalan dengan tujuan satu yakni menjatuhkan Bupati yang terbilang baru saja dilantik.
Hal tersebut lantaran sang Bupati menyebut akan menaikan pajak yang tak wajar menjelang HUT RI. Tentunya Amara dari masyarakat setempat tak terbendung lagi hingga demo berujung chaos dan Bupati sempat mendapat lemparan air mineral kemasan dan sendal.
Tak hanya di Pati, menjelang HUT RI, di Sumatera Utara juga menjadi sorotan lantaran adanya dugaan korupsi berjamaah yang melibatkan pengusaha, dinas bahkan disebut-sebut aparat penegak hukum.
Mungkin dua kondisi yang serupa atau bahkan lebih parah bisa saja terjadi di wilayah lainnya di Republik Indonesia ini. Namun, mungkin saja belum muncul ke permukaan.
Menyambut HUT RI, masyarakat masih dipertontonkan dengan kebijakan-kebijakan pemerintah yang tak masuk akal, mulai dari pengelolaan keuangan, tanah, hingga program makan bergizi.
Lantas diusia berapakah Indonesia benar-benar merdeka?.
Teringat kisah sahabat Nabi Muhammad SAW, yakni Umar bin Khattab. Ia sempat menjadi Khalifah yang memimpin umat dengan julukan Amirul Mukminin.
Seandainya Indonesia memiliki jiwa kepemimpinan seperti Umar bin Khattab, setidaknya tak akan ada yang melewati malam dengan kelaparan.
Sebagai masyarakat kecil, tentunya harapan dan doa menjadi peluru yang tak ada habisnya untuk negara yang damai ini benar-benar Merdeka.
(mft/Nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
-
SUMSELJaga Keselamatan 3,2 Juta Penumpang, PT KAI Divre III dan BPKARSS Intensifkan Perawatan Jalur LRT Sumsel
hendra·48 menit yang lalu -
KRIMINALTerungkap! Pemilik Rumah Penyimpan 101 Burung Dilindungi Ternyata Paman Terpidana Perdagangan Satwa
hendra·1 jam yang lalu -
KRIMINALBawa 106 Gram Ganja, Residivis Narkoba 59 Tahun Diciduk Polres Pematangsiantar
hendra·1 jam yang lalu -
KRIMINALTerbongkar! 101 Burung Langka Disimpan di Rumah Medan Deli, 11 Ditemukan Mati: Pemilik Diburu
hendra·2 jam yang lalu -
NEWSUsai Sidak Ombudsman, Miras hingga Alat Fitness di Lapas Cibinong Menghilang, Kemenimipas Turun Tangan Selidiki
hendra·3 jam yang lalu -
SEPAKBOLAJelang Indonesia Vs Malaysia, John Herdman Ungkap Kondisi 3 Pemain Kunci
hendra·3 jam yang lalu -
-
-
SEPAKBOLADeretan Bintang Sepak Bola yang Tetap Merumput Meski Mengidap Diabetes
hendra·4 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan