Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Kemerdekaan Indonesia Milik Siapa?, Apakah Angka 80 Cuma Sebatas Angka

Editor:  Fadli Tara
Reporter: Redaksi
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Kemerdekaan Indonesia Milik Siapa?, Apakah Angka 80 Cuma Sebatas Angka

Nusantaraterkini.co, Medan - Tak sampai 72 jam lagi, Indonesia memasuki usai kemerdekaan yang ke-80 tahun.

Jika diibaratkan umur manusia, tentunya sudah memasuki usia senja. Lantas 80 tahun apakah kemerdekaan Indonesia sudah dirasakan masyarakat?. Jawabannya belum.

Baca Juga : Eks Napiter Hadiri Upacara HUT RI ke-80 di Binjai

Apa yang menjadi penghambat pertumbuhan ekonomi sehingga masyarakat di Indonesia merasakan kemerdekaan secara merata. Tentunya banyak faktor, terutama korupsi dan kekuasaan.

Baca Juga : Unik, Lomba Adu Cepat Monyet Petik Buah Kelapa di Madina

Memasuki usia ke-80 tahun, korupsi menjadi 'budaya' para pejabat nakal yang saat berkampanye mengumandangkan kesejahteraan masyarakat, namun selalu bertolak balik dengan kondisi sudah mencapai kekuasaan.

Rezim yang terus berganti hingga 8 kali ini, tak nampak kemerdekaan Indonesia yang sebenarnya. Bahkan di beberapa wilayah bergejolak lantaran kebijakan sampah para penguasanya.

Baca Juga : Indonesia Kirim Pesan Harmoni ke Dunia Lewat World Interfaith Harmony Week 2026

Seperti di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, kemarin puluhan ribu bahkan mungkin mencapai seratusan ribu warga turun kejalan dengan tujuan satu yakni menjatuhkan Bupati yang terbilang baru saja dilantik.

Baca Juga : Seekor Buaya Serang Lansia, BKSDA Sumsel Turun Tangan di Sematang Borang

Hal tersebut lantaran sang Bupati menyebut akan menaikan pajak yang tak wajar menjelang HUT RI. Tentunya Amara dari masyarakat setempat tak terbendung lagi hingga demo berujung chaos dan Bupati sempat mendapat lemparan air mineral kemasan dan sendal.

Tak hanya di Pati, menjelang HUT RI, di Sumatera Utara juga menjadi sorotan lantaran adanya dugaan korupsi berjamaah yang melibatkan pengusaha, dinas bahkan disebut-sebut aparat penegak hukum.

Baca Juga : HUT ke-18 Partai Gerindra, Sekjen Sugiono Serukan Konsolidasi dan Aksi Nyata

Mungkin dua kondisi yang serupa atau bahkan lebih parah bisa saja terjadi di wilayah lainnya di Republik Indonesia ini. Namun, mungkin saja belum muncul ke permukaan.

Baca Juga : Cuaca Ekstrem Global Kian Menggila, DPR Soroti Lemahnya Pengelolaan SDA dan Mitigasi Bencana

Menyambut HUT RI, masyarakat masih dipertontonkan dengan kebijakan-kebijakan pemerintah yang tak masuk akal, mulai dari pengelolaan keuangan, tanah, hingga program makan bergizi.

Lantas diusia berapakah Indonesia benar-benar merdeka?.

Teringat kisah sahabat Nabi Muhammad SAW, yakni Umar bin Khattab. Ia sempat menjadi Khalifah yang memimpin umat dengan julukan Amirul Mukminin.

Seandainya Indonesia memiliki jiwa kepemimpinan seperti Umar bin Khattab, setidaknya tak akan ada yang melewati malam dengan kelaparan.

Sebagai masyarakat kecil, tentunya harapan dan doa menjadi peluru yang tak ada habisnya untuk negara yang damai ini benar-benar Merdeka.

(mft/Nusantaraterkini.co)