nusantaraterkini.co, JAKARTA - Banyaknya keluhan dan masukan soal pelayanan penyelenggaraan Haji 2024 terhadap PT Garuda Indonesia membuat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengambil sikap.
Kemenhub akhirnya menegur PT Garuda Indonesia dan juga meminta pihak Garuda segera memperbaiki layanannya.
Surat teguran itu dikeluarkan oleh Dirjen Perhubungan Udara bernomor AU.402/2/21/DJPU.DKPPU-2024.
Baca Juga : PT Garuda Indonesia Rencanakan Tambah 20 Pesawat di 2025: Bakal Beli dari China
"Kami mendengarkan keluhan yang disampaikan masyarakat maupun pemangku kepentingan lain terhadap penerbangan maskapai Garuda. Untuk itu, kami menindaklanjuti hal itu dengan memberikan teguran dan menindak tegas agar sejumlah perbaikan dilakukan," kata Menhub Budi Karya Sumadi dalam keterangannya, Sabtu (25/5/24).
Dalam surat itu, terdapat teguran kepada Garuda karena beberapa pesawat terbang Angkutan Haji 2024 tak bisa beroperasi, hingga sejumlah masalah teknis yang mengganggu jadwal keberangkatan jemaah.
"Kami meminta Garuda Indonesia memberikan prioritas utama dalam program nasional pelaksanaan Angkutan Haji 2024. Kedua, agar Garuda segera menyusun rencana mitigasi dan langsung melaporkan langkah percepatan atas recovery keterlambatan penerbangan angkutan haji Indonesia ke Dirjen Perhubungan Udara," lanjut Budi Karya.
Budi Karya juga meminta Garuda memastikan kesiapan pesawat yang akan digunakan, baik secara operasional maupun perawatan. Ia juga meminta Garuda meningkatkan pengawasan terhadap kondisi pesawat yang digunakan.
Hal ini berkaitan dengan insiden return to base (RTB) pesawat Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA 1105 yang digunakan untuk Pemberangkatan Jemaah Haji Embarkasi Makassar kloter 5 di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar, Selasa (15/5/24).
"Selain itu, perlu ditingkatkan koordinasi yang baik antara PT. Garuda Indonesia dengan pemilik pesawat yang disewa," jelas Budi.
(Dra/nusantaraterkini.co)
