Kasus Naik ke Penyidikan, Keluarga Jhonatan Siregar Fokus Kawal Janji Transparansi Kapolres Padangsidimpuan
Kasus penganiayaan tokoh pers oleh oknum polisi naik penyidikan. Keluarga kawal transparansi hukum di Padangsidimpuan
Nusantaraterkini.co, โPADANGSIDIMPUAN โ Status hukum kasus penganiayaan terhadap tokoh masyarakat sekaligus tokoh pers senior, Jhonatan Siregar (80), oleh oknum polisi berinisial W telah resmi naik dari penyelidikan (Lidik) ke tahap penyidikan (Sidik).
โPenyidik Satreskrim Polres Padangsidimpuan juga kembali memanggil korban bersama dua saksi korban untuk menjalani pemeriksaan lanjutan.
Didampingi oleh kuasa hukum mereka, Marwan Rangkuti, pemeriksaan berlangsung di ruang Satreskrim Polres Padangsidimpuan, Rabu (14/10/2026).
โPeningkatan status perkara ini menunjukkan bahwa penyidik telah menemukan adanya dugaan kuat tindak pidana serta bukti permulaan yang cukup.
โ"Dalam pemeriksaan, tim penyidik memberikan 25 pertanyaan kepada pelapor (korban) Jhonatan Siregar. Fokusnya adalah pendalaman kronologi serta detail kejadian penganiayaan. Korban tidak mendapat tekanan psikologis saat menjawab, dan kami memastikan seluruh keterangan korban dimasukkan ke dalam BAP tanpa ada yang dikurangi atau dimanipulasi," ujar Marwan Rangkuti.
โDiketahui, kasus ini bermula dari perselisihan terkait uang sebesar Rp200.000. Oknum polisi terlapor yang bertugas di Polres Mandailing Natal (Madina) mendatangi korban, menuduhnya melakukan penipuan, hingga diduga melakukan tindakan kekerasan fisik.
โAkibat penganiayaan tersebut, korban mengalami luka lebam di dada, luka di tangan, sakit pada pinggang, serta trauma psikologis yang mendalam.
โSebelumnya, pada Kamis (24/9/2026) sekitar pukul 10.00 WIB, Satreskrim Polres Padangsidimpuan telah menggelar prarekonstruksi di tempat kejadian perkara (TKP) di Jalan Bakti Abri II, Kelurahan Silandit, Kecamatan Padangsidimpuan Selatan.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolres Padangsidimpuan, AKBP Noval N.G. Desky, serta diawasi oleh unsur internal (Propam dan Siwas) maupun eksternal guna menjamin transparansi.
โ"Sesuai prarekonstruksi di TKP, penyidik mencatat 30 adegan berdasarkan versi pelapor, sedangkan versi terlapor mencatat 29 adegan. Perbedaan ini akan diuji oleh penyidik sebelum kasus ini dibawa ke tahap gelar perkara," jelas Marwan.
โBerdasarkan hasil prarekonstruksi tersebut, kuasa hukum dan keluarga korban menilai ada indikasi kuat bahwa istri terlapor yang berinisial ASW turut serta dalam aksi kekerasan terhadap Jhonatan Siregar. Mereka juga menilai keterangan yang disampaikan pihak terlapor saat prarekonstruksi tidak sesuai dengan fakta di lapangan.
โKuasa hukum pelapor mengapresiasi kinerja profesional Kapolres Padangsidimpuan AKBP Noval N.G. Desky beserta jajarannya. Selain mengusut oknum polisi W, pihaknya mendorong penyidik untuk turut mendalami keterlibatan istri terlapor serta pihak lain yang berada di lokasi kejadian.
โMarwan juga menyampaikan apresiasi kepada Kapolres Mandailing Natal, AKBP Bagus Priyandi, seraya meminta agar sanksi tegas dan tindakan disiplin internal kepolisian turut diberikan kepada yang bersangkutan.
โSenada dengan kuasa hukum, anak korban yang juga praktisi hukum, Maidana Aulia Siregar, menyampaikan apresiasi atas langkah cepat Polres Padangsidimpuan. Ia menegaskan bahwa setelah status perkara naik ke penyidikan, fokus keluarga kini adalah mengawal janji transparansi dari Kapolres agar proses hukum berjalan seadil-adilnya.
โ"Di bawah kepemimpinan Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario, Polri mengusung tagline Polisi Bersama Masyarakat. Kami meyakini penanganan kasus penganiayaan ayah kami yang dilakukan oknum polisi berinisial W ini akan dilakukan secara profesional, transparan, tuntas, dan tanpa pandang bulu demi mewujudkan keadilan," pungkas Maidana.
โ(Ron/Nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
NASIONALPrabowo Panggil Sejumlah Menteri dan Petinggi Negara ke Istana Bogor Malam-malam, Ada Apa?
Rozie Winata·48 menit yang lalu -
EKONOMIPasar Keuangan Indonesia Alami Tekanan Berat: IHSG Terpuruk, Rupiah Bertahan di Atas Rp18 Ribu Per Dolar
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
SUMSELKapolda Sumsel Ingatkan Warga Bahaya Karhutla Lewat Program Jumat Keliling
Rozie Winata·2 jam yang lalu -
KRIMINALRekonstruksi Pembunuhan di Sibolga, Keluarga Korban Duga Ada Keterlibatan Tersangka Lain
Rozie Winata·2 jam yang lalu -
OLAHRAGATotal Hadiah Piala Wali Kota Padangsidimpuan Cuma Rp7 Juta, Letnan Dalimunthe: Ini Pelecehan!
Rozie Winata·3 jam yang lalu -
KRIMINALGerebek Sarang Narkoba di Marelan, Polisi Bekuk 4 Pria dan Sita 9,6 Gram Sabu
Rozie Winata·3 jam yang lalu -
SUMSELGubernur Sumsel Minta Kementerian Kehutanan Lanjutkan Penyemaian Dry Ice untuk Atasi Kabut Asap
Rozie Winata·3 jam yang lalu -
SUMUTDinilai Tidak Etis, Kasatpol PP Padangsidimpuan Tinggalkan Wali Kota saat Beri Sambutan
Rozie Winata·3 jam yang lalu -
SEPAKBOLADebut Manis di ACL Two, Sandy Walsh Siap Hadapi ke Persik Kediri
Rozie Winata·4 jam yang lalu -
INTERNASIONALPresiden Lebanon Desak AS Tekan Israel Hentikan Serangan di Lebanon Selatan
Rozie Winata·4 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan