Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Cipinang terus mendorong pembinaan kepribadian dan spiritualitas pegawainya.
Satu di antara upaya nyata tersebut terlihat dalam kegiatan Pengajian Akhwat yang secara rutin diselenggarakan oleh para petugas perempuan.
Pengajian edisi bulan Mei digelar pada Jumat (23/5/2025) diikuti dengan antusias oleh para peserta di lingkungan kerja yang kondusif dan khidmat.
Baca Juga : Peringati Isra Mikraj, Rawantara Gelar Festival Anak Soleh di Aceh Tamiang
Kepala Lapas Kelas I Cipinang, Wachid Wibowo, menyampaikan apresiasi atas inisiatif dan konsistensi para petugas perempuan dalam menyelenggarakan pengajian ini.
Menurutnya, kegiatan tersebut bukan sekadar rutinitas keagamaan, tetapi juga bentuk konkret pembinaan mental dan moral aparatur.
“Penguatan spiritualitas merupakan bagian penting dari integritas kerja. Dengan adanya pengajian ini, saya berharap para petugas dapat menjalankan tugasnya dengan hati yang bersih, niat yang lurus, dan semangat pengabdian yang tinggi,” ujar Wachid.
Baca Juga : 174 Jamaah Calon Haji Tapsel Diberangkatkan dari Asrama Haji Medan ke Arab Saudi
Kegiatan pengajian ini menjadi ruang untuk memperdalam pemahaman ajaran Islam melalui kajian tafsir Al-Qur’an, diskusi keislaman, serta pembahasan tentang etika dan karakter dalam bekerja.
Selain itu, forum ini juga mempererat kebersamaan dan ukhuwah di antara para petugas.
Ketua Pengajian Akhwat Lapas Cipinang, Ida Farida, menuturkan bahwa kegiatan ini telah menjadi bagian penting dalam pembinaan pribadi setiap anggotanya.
Baca Juga : Kalapas II B Padangsidimpuan : Pengajian Rutin untuk Tumbuhkan Suasana Religius
“Kami ingin menjadikan pengajian ini sebagai media untuk memperkuat keimanan dan membentuk karakter yang sabar, jujur, dan amanah dalam menjalankan tugas,” jelasnya.
Pada kesempatan ini, tausiyah disampaikan oleh Ustazah Dra. Surtinah, MAP, yang mengangkat tema "Ikhlas dalam Pengabdian".
Dalam ceramahnya, beliau mengingatkan bahwa tugas dan tanggung jawab di lingkungan pemasyarakatan memiliki dimensi ibadah yang tinggi.
Baca Juga : Vihara Vimalakirti Medan Diharap jadi Tempat Penyejuk Bagi Umat Buddha
“Selama pekerjaan dijalankan dengan niat yang benar dan hati yang ikhlas, insyaallah setiap langkah menjadi amal kebaikan. Tugas kita bukan hanya soal administrasi, tetapi juga pelayanan kemanusiaan,” ujar Ustazah Surtinah.
Dengan terselenggaranya pengajian ini secara rutin, Lapas Kelas I Cipinang menegaskan komitmennya dalam membangun lingkungan kerja yang tidak hanya profesional, tetapi juga sarat dengan nilai-nilai spiritual dan kemanusiaan.
Hal ini sejalan dengan semangat Pemasyarakatan yang PASTI (Profesional, Akuntabel, Sinergi, Transparan, dan Inovatif) dan Bermanfaat untuk Masyarakat.
Baca Juga : Peringati 1 Muharram, PC Majelis Mursyidin Medan Gelar Gebyar Sholawat Bersinergi Menuju Ridho Ilahi
(rgl/nusantaraterkini.co)
