Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Bek dan kapten timnas Belanda, Virgil van Dijk, meminta timnya bekerja sama untuk menghentikan Kylian Mbappe.
Belanda akan melawan Perancis pada matchday kedua Grup D Euro 2024 di Stadion Leipzig, Jumat (21/6/2024) atau Sabtu (22/6/2024) pukul 02.00 WIB.
De Oranje, julukan timnas Belanda, mengamankan kemenangan perdana saat melawan Polandia dengan skor 2-1.
Baca Juga : Lamine Yamal Tak Bela Spanyol di Olimpiade Paris 2024?
Sementara, Perancis baru akan melakoni laga perdana mereka menghadapi Austria pada Senin (17/6/2024) atau Selasa (18/6/2024) dini hari WIB.
"Semua orang tahu kualitasnya. Kami harus berada dalam kondisi terbaik sebagai tim untuk menghentikan Perancis mencetak gol," kata Van Dijk dilansir dari ESPN.
"Tetapi jelas dia adalah pemain kelas dunia yang dapat membuat perbedaan dalam sekian detik. Kami harus siap menghadapi tantangan itu sebagai sebuah tim," ucapnya.
Baca Juga : RESMI Southgate Mundur dari Kursi Pelatih Timnas Inggris
"Saya pikir kami sudah menunjukkan apa yang bisa kami lakukan dalam beberapa pertandingan terakhir," tutur pemain Liverpool ini.
"Kami punya lini pertahanan dengan level terbaik yang siap untuk diuji pada hari Jumat (waktu Jerman). Laga itu sekarang menjadi pertandingan besar," ucap Van Dijk.
Sementara itu, rekan setim Van Dijk, Cody Gakpo, juga mengatakan bahwa Belanda wajib bermain lebih bagus untuk mengalahkan Perancis.
Baca Juga : Belanda akan Kembalikan 28.000 Koleksi Fosil yang Dijarah di Era Kolonial ke Indonesia
"Ini akan sangat berbeda saat menghadapi Perancis. Mereka punya lebih banyak kualitas dan bermain dengan gaya yang berbeda, dengan lebih banyak pergerakan," ucapnya.
"Kami harus bermain lebih bagus lagi untuk bisa mengalahkan mereka dan itulah yang harus menjadi fokus kami," tutur Gakpo.
Hal yang sama juga disampaikan pelatih Belanda, Ronald Koeman, yang menilai timnya perlu bermain lebih efisien untuk memaksimalkan setiap peluang.
Baca Juga : Belanda Pulangkan 828 Artefak Milik Indonesia, Fadli Zon: Upaya Menjaga Memori Bangsa
"Kami seharusnya memimpin 4-1 pada akhir babak pertama (melawan Polandia), tetapi itu adalah kesalahan kami karena tak berhasil mencetak gol," ucap Koeman dikutip dari RMC Sport.
"Polandia hampir mencetak gol kedua, tetapi kami beruntung, kami akhirnya mencetak gol. Kami berada dalam posisi untuk mencetak banyak gol, jadi kami harus lebih efisien," sambungnya. (rsy/nusantaraterkini.co)
