IHSG Menghijau Bertambah 35,74 Poin ke Level 6.900 di Awal Perdagangan Selasa (8/7/2026)
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak fluktuatif di seiring mayoritas bursa Asia yang justru menguat meski dibayangi sentimen negatif dari kebij
Nusantaraterkini.co, Jakarta - Awal perdagangan Selasa (8/7/2026) Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak fluktuatif di seiring mayoritas bursa Asia yang justru menguat meski dibayangi sentimen negatif dari kebijakan tarif impor baru Amerika Serikat (AS).
Melansir RTI pukul 09.10 WIB, IHSG turun tipis 0,09% atau 6,468 poin ke level 6.894,464. Tercatat 209 saham turun, 190 saham naik, dan 200 stagnan.
Total volume perdagangan 1,5 miliar saham dengan nilai transaksi capai Rp 801 miliar.
Sebanyak enam indeks sectoral membebani Langkah IHSG pagi ini. Tiga sector diantaranya: IDX-NonCyc 0,36%, IDX-Property 0,31%, dan IDX-Finance 0,29%.
Saham-saham top losers LQ45:
- PT Bank Jago Tbk (ARTO) turun 1,15%
- PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) turun 1,11%
- PT Ciputra Development Tbk (CTRA) turun 1,02%
Saham-saham top gainers LQ45:
- PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) naik 2,44%
- PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) naik 2,33%
- PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) naik 1,71%
Analis Pasar: IHSG Cenderung Bergerak Lesu Dipicu Data Ekonomi dan Isu Geopolitik
Pada penutupan perdagangan Senin (7/7/2025) Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di zona hijau pada perdagangan awal pekan ini setelah melemah sepanjang pekan lalu.
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) via RTI, IHSG menguat 0,52% atau bertambah 35,74 poin ke level 6.900.
Menanggapi hal tersebut, Analis Korea Invesment & Sekuritas Indonesia (KISI) Muhammad Wafi mengatakan pergerakan IHSG hari ini, Senin (7/7) disetir oleh pelaku pasar yang cenderung wait and see terkait tarif Trump serta menanti IPO dari saham CDIA.
"Level IHSG pagi ini ada potensi penguatan tapi terbatas di posisi 6.825-6.925," kata Wafi.
Untuk pagi ini, Wafi berpendapat IHSG akan dipengaruhi oleh sejumlah data ekonomi dan isu geopolitik.
Sementara itu, Chief Executive Officer Edvisor Profina Visindo Praska Putrantyo bilang pergerakan IHSG di perdagangan hari ini cenderung bergerak lesu karena investor memantau kondisi kebijakan tarif impor dan data ekonomi AS untuk outlook suku bunga acuan.
Selain itu, investor menanti rilis data retail sales Indonesia dan inflasi tahunan China pekan ini, serta menunggu hasil final negosiasi dagang antara AS dan negara lainnya termasuk Indonesia.
"IHSG hari ini berpeluang menguat ke kisaran 6.872 sampai 6.930," ucap Praska.
Rekomendasi Saham
Praska menyarankan pelaku pasar untuk mencermati saham PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) dengan target harga Rp 2.400-Rp 2.500 per saham dan PT Astra International Tbk (ASII) pada target harga Rp 5.000 per saham.
Sementara, Wafi merekomendasikan saham PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC), PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF), PT Bank Mandiri (BMRI) dan MDKA di target harga masing-masing Rp 1.400, Rp 8.200, Rp 5.000 dan Rp 2.300 per saham.
(wiwin/nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
-
NEWSVideo WBP Diduga Pesta Sabu Viral, Lapas Tebingtinggi Dirazia: Tim Gabungan Temukan Sajam Hingga Handphone
hendra·6 jam yang lalu -
SUMSELMenko Pangan Tinjau Pembakaran Perdana PSEL Palembang, Sampah Keramasan Mulai Diolah Jadi Listrik
hendra·6 jam yang lalu -
-
NASIONALTrump dan Xi Redakan Ketegangan, Dunia Menatap Babak Baru Hubungan AS-Tiongkok
hendra·7 jam yang lalu -
NEWSSurat Advokat Jadi Objek Perkara Pidana, Hasrul Benny: Ini Kriminalisasi Produk Advokat
hendra·7 jam yang lalu -
KRIMINALPolisi Gagalkan Pengiriman 296 Cartridge Etomidate dari Malaysia ke Medan, Nilainya Rp888 Juta
hendra·8 jam yang lalu -
INTERNASIONALKlaster Mewah Lapas Cibinong Diusut, Menteri Imipas Siapkan Sanksi hingga Pencopotan
hendra·8 jam yang lalu -
KRIMINALBea Cukai Gagalkan Peredaran 2,3 Juta Batang Rokok Ilegal di Kutai Kartanegara
hendra·9 jam yang lalu -
NEWS287,2 Ton Jagung Berhasil Dikirim Polres Binjai ke Bulog Medan Sejak Program Ketahanan Pangan Polri Diluncurkan
hendra·9 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan