Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

IHSG Lanjutkan Penguatan 24,18 Poin ke Level 6.856,32 di Perdagangan Kamis (26/6/2025) Pagi Ini

Editor:  Team
Reporter: Redaksi
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) lanjut menguat 24,18 poin atau 0,35% ke level 6.856,32.

Nusantaraterkini.co, Jakarta - Pada perdagangan Kamis (26/6) pagi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) lanjut menguat 24,18 poin atau 0,35% ke level 6.856,32.

Menanggapi hal tersebut, Analis MNC Sekuritas Herditya Wicaksana memperkirakan IHSG masih rawan bergerak terkoreksi, dengan support 6.784 dan resistance 6.864. 

“Dari sisi sentimen, akan dipengaruhi investor yang mencermati akan konflik di Timur Tengah dan juga pidato dari The Fed mengenai kebijakan moneter ke depannya,” ujarnya.

Baca Juga : IHSG Berpotensi Terkoreksi, Analis Ungkap Level Waspada dan Saham Pilihan Hari Ini

Sementara, Equity Research Analyst Phintraco Sekuritas Alrich Paskalis Tambolang melihat, IHSG akan bergerak fluktuatif di rentang level 6.750-6.900.

Menjelang akhir semester I 2025, investor juga mengantisipasi kinerja keuangan emiten sepanjang periode ini. 

Analis Pasar: IHSG Diperkirakan Masih Rawan Bergerak Terkoreksi

Baca Juga : IHSG Tertekan 4,73% Sepekan, Kapitalisasi Pasar Susut Rp705 Triliun

Pada akhir perdagangan Rabu (25/6/2025) Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 0,54% ke level 6.832,14 di pasar spot.

Menanggap hal tersebut Analis MNC Sekuritas Herditya Wicaksana melihat, koreksi IHSG ini disebabkan oleh koreksi saham emiten perbankan bigcaps.

Untuk Kamis (26/6) hari ini, IHSG diperkirakan masih rawan bergerak terkoreksi, dengan support 6.784 dan resistance 6.864. 

“Dari sisi sentimen, akan dipengaruhi investor yang mencermati akan konflik di Timur Tengah dan juga pidato dari The Fed mengenai kebijakan moneter ke depannya,” ujarnya.

Herditya menyarankan investor untuk mencermati saham ULTJ dengan target harga Rp 1.395 - Rp 1.475 per saham, PANI Rp 12.200 - Rp 13.075 per saham, dan BULL Rp 133 - Rp 143.

Sementara, Equity Research Analyst Phintraco Sekuritas Alrich Paskalis Tambolang melihat, pada perdagangan Rabu (25/6), para investor cenderung melakukan perdagangan jangka pendek, di tengah kondisi ketidakpastian yang masih relatif tinggi serta menjelang libur long weekend. 

"Pasar masih bersikap menunggu apakah gencatan senjata Iran-Israel akan bertahan," ujarnya.

Alrich memperkirakan IHSG pada Kamis (26/6) akan bergerak fluktuatif di rentang level 6.750-6.900. 

Menjelang akhir semester I 2025, investor juga mengantisipasi kinerja keuangan emiten sepanjang periode ini. 

"Maraknya IPO yang ditawarkan dalam waktu bersamaan diperkirakan juga berpengaruh terhadap ketatnya likuiditas di pasar reguler," paparnya.

Alrich pun menyarankan investor untuk mencermati saham MAIN, ARTO, TOWR, MTEL, dan ULTJ.

(wiwin/nusantaraterkini.co)