IHSG Dibayangi Tekanan Asing, Support 5.400 Jadi Penentu! Ini Daftar Saham Pilihan Analis
IHSG diprediksi menguji support 5.400 di tengah tekanan jual asing. Simak target indeks dan rekomendasi saham INET, AMMN, CUAN hingga ANTM.
Nusantaraterkini.co, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan masih memiliki peluang melanjutkan tren penguatan pada perdagangan Senin (26/10/2026). Namun, investor perlu mewaspadai tekanan jual asing dan ketidakpastian global yang berpotensi menghambat pemulihan pasar saham domestik.
Area 5.350–5.400 menjadi level krusial yang perlu dipertahankan IHSG. Jika indeks mampu bertahan di atas zona tersebut, peluang penguatan menuju 5.500 masih terbuka. Sebaliknya, tekanan jual yang meningkat dapat membuat pergerakan pasar kembali bergejolak.
Pada penutupan perdagangan Jumat (23/10/2026), IHSG berakhir di posisi 5.439,26 atau menguat 0,95% setara 51,35 poin. Sepanjang perdagangan, indeks bergerak dalam rentang 5.366 hingga 5.455.
Kendati mencatatkan kenaikan, pasar saham Indonesia masih menghadapi tantangan dari aksi jual investor asing. Nilai jual bersih asing atau net sell tercatat sekitar Rp1,62 triliun, menandakan tekanan arus modal masih menjadi perhatian pelaku pasar.
Tekanan Global dan Arus Dana Asing Membayangi IHSG
Head of Department BRI Danareksa Sekuritas, Chory Agung Ramdhani, menilai dinamika pasar saham Indonesia turut dipengaruhi pelemahan sektor teknologi di bursa Amerika Serikat (AS).
Sentimen negatif muncul di tengah perhatian investor terhadap besarnya belanja modal perusahaan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). Kekhawatiran terhadap pengeluaran investasi tersebut menekan saham-saham teknologi AS, dengan pelemahan sektor mencapai sekitar 3%.
Dari pasar domestik, sejumlah saham berkapitalisasi besar menjadi sasaran pelepasan oleh investor asing selama pekan sebelumnya. Saham tersebut meliputi PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO), serta PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS).
Tekanan pada saham-saham tersebut menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan investor, terutama ketika pasar masih berusaha membangun momentum pemulihan setelah mengalami volatilitas tinggi.
Support 5.350–5.400 Jadi Level Kunci
Dari perspektif teknikal, Chory memperkirakan IHSG berpeluang menguji kembali area support 5.350–5.400 pada perdagangan awal pekan.
Apabila indeks mampu menjaga posisinya di atas 5.350, peluang kenaikan menuju level 5.500 masih terbuka dalam jangka pendek.
Sementara itu, resistance berada pada rentang 5.500–5.550. Zona ini menjadi area yang perlu ditembus apabila IHSG ingin memperkuat momentum penguatannya.
Dengan demikian, pergerakan indeks di sekitar support akan menjadi salah satu indikator penting untuk menilai kekuatan pasar. Investor juga perlu memperhatikan volume transaksi dan arah aliran dana asing sebelum mengambil keputusan investasi.
Reformasi Pasar Modal dan Evaluasi MSCI Jadi Sorotan
Selain perkembangan pasar global, investor akan mencermati langkah reformasi pasar modal yang dilakukan Bursa Efek Indonesia (BEI) bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Salah satu agenda yang menjadi perhatian adalah rencana mengecualikan saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi atau high shareholding concentration (HSC) dari penghitungan IHSG mulai 2 November 2026.
Kebijakan tersebut menjadi bagian dari upaya pembenahan pasar modal, tetapi dampaknya terhadap pergerakan indeks dan persepsi investor masih perlu dicermati.
Di sisi lain, evaluasi Morgan Stanley Capital International (MSCI) terhadap pasar saham Indonesia masih menjadi sumber ketidakpastian. Perkembangan evaluasi tersebut berpotensi memengaruhi sentimen investor, khususnya terkait aksesibilitas dan daya tarik pasar saham Indonesia bagi investor global.
Faktor eksternal juga belum sepenuhnya mendukung. Harga minyak mentah Brent yang melonjak ke sekitar US$114 per barel di tengah eskalasi geopolitik meningkatkan kekhawatiran terhadap inflasi global. Jika tekanan harga energi berlanjut, kondisi tersebut berpotensi memengaruhi ekspektasi kebijakan moneter dan keputusan investasi di pasar keuangan.
Selain itu, laporan keuangan emiten kuartal III 2026 akan menjadi bahan evaluasi untuk mengukur ketahanan kinerja perusahaan di tengah ketidakpastian ekonomi dan volatilitas pasar.
Daftar Rekomendasi Saham Hari Ini
Di tengah pergerakan IHSG yang masih fluktuatif, sejumlah saham masuk dalam daftar pilihan analis untuk perdagangan Senin (26/10/2026).
Chory Agung Ramdhani dari BRI Danareksa Sekuritas merekomendasikan enam saham untuk dicermati investor, yakni:
- PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET)
- PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN)
- PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN)
- PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS)
- PT Darma Henwa Tbk (DEWA)
- PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA)
Sementara itu, Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman, memilih tiga saham yang layak masuk radar investor, yaitu:
- PT Harum Energy Tbk (HRUM)
- PT Aneka Tambang Tbk (ANTM)
- PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN)
Rekomendasi tersebut dapat menjadi bahan pertimbangan dalam menyusun strategi perdagangan. Namun, investor tetap perlu menilai valuasi, likuiditas, perkembangan fundamental, serta risiko masing-masing emiten sebelum melakukan transaksi.
Investor Perlu Waspadai Volatilitas
Secara keseluruhan, prospek IHSG pada awal pekan masih bergantung pada kemampuannya mempertahankan area support 5.350–5.400.
Jika zona tersebut mampu dipertahankan, indeks berpeluang bergerak menuju 5.500 dengan resistance berikutnya di kisaran 5.550. Namun, tekanan jual asing, perkembangan reformasi pasar modal, evaluasi MSCI, dan gejolak harga minyak global tetap berpotensi membatasi kenaikan.
Karena itu, investor disarankan menerapkan manajemen risiko, tidak hanya mengandalkan rekomendasi saham, serta menyesuaikan keputusan transaksi dengan profil risiko dan hasil analisis masing-masing.
(Dra/nusantaraterkini.co).
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
HUKUM DAN KRIMINALPolisi Sita Mobil Kijang Modifikasi Berisi BBM Subsidi Ilegal di Padangsidimpuan
Rozie Winata·1 menit yang lalu -
SUMSELBMKG Gelar SLCN 2026 di Palembang, Edukasi Nelayan Membaca Cuaca Laut
Rozie Winata·22 menit yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALPolda Riau Gagalkan Penyeludupan 35 Kg Sabu Jaringan Internasional, 5 Orang Ditangkap
Rozie Winata·28 menit yang lalu -
-
NASIONALKapolri dan Menkomdigi Perkuat Sinergi Berantas Judi Online dan Kebocoran Data
Rozie Winata·2 jam yang lalu -
PERISTIWAPolisi Lengkapi Alat Bukti, Pemilik Mobil Terbakar yang Diduga Bawa BBM di Padangsidimpuan Masih Ditelusuri
Rozie Winata·3 jam yang lalu -
NEWS VIDEOSatgas Damai Cartenz Tangkap DPO Penembakan Karyawan PT. Freeport Indonesia di Mimika
4 jam yang lalu -
NEWS VIDEOPakar Hukum: Maraknya OTT KPK Cerminkan Kegagalan Sistem Melahirkan Pejabat Berintegritas
Fadli Tara·4 jam yang lalu -
SUMSELBMKG Prakirakan Potensi Hujan di Sumsel Berlanjut Hingga November
Herman Saleh Harahap·4 jam yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALSatgas Damai Cartenz Ringkus DPO Penembak Karyawan Freeport di Mimika, 3 Orang Ikut Diamankan
Rozie Winata·4 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan