Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Honda Fit 2026 Hadir Diam-Diam, Jazz Tunjukkan Tanda Masih Bertahan

Editor:  hendra
Reporter: Hendra Mulya
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Honda Jazz 2026

Nusantaraterkini.co, MEDAN - Honda akhirnya kembali menghidupkan nama Fit—atau yang lebih akrab dikenal sebagai Honda Jazz—melalui peluncuran model Honda Fit 2026 untuk pasar global. Indonesia ikut menaruh perhatian, meski debut perdana mobil ini justru dilakukan di Tiongkok, pasar yang kini dikuasai mobil listrik lokal berharga terjangkau.

Langkah Honda ini menjadi sinyal kuat bahwa Jazz belum sepenuhnya ditinggalkan, meskipun tekanan terhadap mobil bermesin konvensional semakin besar. Penyegaran desain, pembaruan teknologi, hingga penyesuaian harga menjadi senjata utama Honda untuk tetap bertahan.

Namun di balik peluncuran tersebut, terselip keputusan mengejutkan. GAC-Honda hanya menargetkan produksi sekitar 3.000 unit Honda Fit 2026. Angka ini terbilang sangat kecil untuk sebuah hatchback yang selama bertahun-tahun dikenal laris. Kondisi tersebut memicu spekulasi bahwa Jazz bisa saja berada di fase akhir perjalanannya di pasar China.

Baca Juga : Program Beli Mobil Listrik Bisa Dapat Mobil Hybrid

Tampilan Lebih Sporty dan Agresif

Dari sisi desain, Honda Jazz 2026 tampil jauh lebih berani dibandingkan generasi sebelumnya. Bagian depan kini mengusung bumper berkarakter tegas dengan garis bodi yang lebih tajam, menciptakan aura sporty yang kuat.

Lubang udara tengah dibuat lebih besar, bukan hanya menambah kesan dinamis, tetapi juga meningkatkan fungsi aerodinamika. Lampu depan LED tampil lebih ramping dan futuristik, mempertegas identitas modern. Secara dimensi, panjang bodi mencapai 4.169 mm dengan wheelbase 2.530 mm, tetap ideal untuk penggunaan harian di perkotaan.

Baca Juga : Jadi Penguasa Pasar, Ini Deretan Kendaraan Hybrid dari Toyota

Interior Digital Sesuai Selera Pasar China

Masuk ke dalam kabin, nuansa modern langsung terasa. Honda menyesuaikan Jazz 2026 dengan karakter konsumen China yang sangat akrab dengan teknologi digital.

Pusat perhatian tertuju pada head unit layar sentuh 10,1 inci yang mendominasi dasbor. Sistem infotainment ini sudah mendukung Apple CarPlay, Huawei HiCar, dan Baidu CarLife, memastikan konektivitas maksimal dengan berbagai ekosistem aplikasi. Fokus Honda jelas mengarah pada kenyamanan dan kepraktisan pengguna harian.

Baca Juga : Penerapan PPN 12 Persen, Mobil LCGC tak Lagi Ramah di Kantong

Mesin Konvensional, Harga Lebih Agresif

Di sektor performa, Honda Jazz 2026 masih mempertahankan mesin 1.5 liter empat silinder naturally aspirated. Mesin ini menghasilkan tenaga 122 dk dan dipadukan dengan transmisi CVT, menawarkan karakter berkendara yang halus serta efisien.

Menariknya, strategi harga menjadi kartu truf Honda. Jazz 2026 dibanderol mulai 66.800 yuan atau sekitar Rp160 jutaan, turun hampir Rp48 juta dibandingkan model sebelumnya. Penurunan harga ini jelas ditujukan untuk menghadapi gempuran mobil listrik murah di China.

Baca Juga : Ban Mobil Tipis, Berikut Tips Memilihnya Agar Tidak Kecewa

Meski begitu, produksi yang sangat terbatas membuat banyak pihak menduga bahwa Honda Jazz 2026 bisa menjadi edisi perpisahan di Negeri Tirai Bambu. Jika skenario ini benar, bukan tidak mungkin model ini justru menjadi buruan kolektor.

Kini, masa depan Honda Jazz berada di persimpangan besar—antara bertahan sebagai ikon hatchback atau perlahan menghilang dari pasar utama.

(Dra/nusantaraterkini.co).

Baca Juga : Wuling Darion MPV Baru dengan Teknologi EV dan PHEV, Mulai Rp356 Juta