Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Hadapi Era AI, Kemnaker Integrasikan Data Lintas Instansi untuk Tingkatkan Layanan Ketenagakerjaan

Kemnaker integrasikan data lintas instansi melalui SIAPkerja untuk menghadapi era AI, memperkuat layanan publik, dan kebijakan ketenagakerjaan.

Bagikan:
Kepala Badan Perencanaan dan Pengembangan Ketenagakerjaan (Barenbang) Kemnaker, Anwar Sanusi, mengutarakan pentingnya kelincahan birokrasi dalam merespons dinamika ketenagakerjaan yang berkembang pesat di tingkat global maupun nasional, Minggu (9/8/2026).(foto: kemnaker)
Kepala Badan Perencanaan dan Pengembangan Ketenagakerjaan (Barenbang) Kemnaker, Anwar Sanusi, mengutarakan pentingnya kelincahan birokrasi dalam merespons dinamika ketenagakerjaan yang berkembang pesat di tingkat global maupun nasional, Minggu (9/8/2026).(foto: kemnaker)
A A

Nusantaraterkini.co, JAKARTA — Kementerian () mempercepat langkah lintas instansi sebagai strategi utama memodernisasi serta merumuskan kebijakan berbasis data (evidence-based policy). ini digulirkan guna merespons tantangan pesatnya perkembangan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), otomatisasi, dan era yang mengubah lanskap dunia kerja secara masif.

​Kepala Badan Perencanaan dan Pengembangan (Barenbang) , Anwar Sanusi, mengutarakan pentingnya kelincahan birokrasi dalam merespons dinamika ketenagakerjaan yang berkembang pesat di tingkat global maupun nasional.

​"Perubahan dunia kerja berlangsung sangat cepat. Karena itu, birokrasi juga harus bergerak lebih adaptif, inovatif, dan responsif dalam memberikan pelayanan," ujar Anwar pada siaran pers Biro Humas Kemnaker, Minggu (9/8/2026).

​Langkah integrasi ini sejajar dengan skema kebijakan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) melalui konsep Life Journey 2025–2029. Kerangka kerja tersebut menyatukan beragam fungsi pelayanan negara berdasarkan siklus hidup warga, khususnya pada fase krusial pencarian kerja. Guna mengeksekusi strategi ini di lapangan, Kemnaker mengoptimalkan platform Sistem Informasi dan Aplikasi Pelayanan Ketenagakerjaan () sebagai pusat ekosistem digital yang mempertemukan angkatan kerja dengan pihak penyedia lapangan kerja.

​" bukan sekadar aplikasi tunggal, tetapi ekosistem digital yang menghimpun profil angkatan kerja dan pemberi kerja secara menyeluruh. Kekuatan utamanya terletak pada yang terus diperluas," jelas Anwar.

​Saat ini, platform SIAPkerja telah terhubung secara interoperabel dengan jaringan lembaga dan kementerian kunci, seperti Ditjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Komunikasi dan Digital, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Badan Kepegawaian Negara (BKN), BPJS Ketenagakerjaan, BPJS Kesehatan, hingga seluruh Dinas Ketenagakerjaan di daerah. Sinergi data berskala besar ini diproyeksikan membentuk Pasar Kerja untuk mempertajam akurasi perjumpaan kualifikasi kerja (job matching) sekaligus meningkatkan presisi formulasi kebijakan.

​Guna memperkuat daya saing nasional di kancah global, Kemnaker turut merangkul Bank Dunia (World Bank) melalui program kerja sama Labour Market Information and Skills System Transformation for Labour Market Flexibility. Kemitraan strategis ini difokuskan pada pembenahan sistem informasi pasar kerja dan peningkatan adaptabilitas keterampilan sumber daya manusia.

​Anwar memaparkan bahwa arah transformasi di tubuh Kemnaker disandarkan pada lima fondasi utama, yakni penanaman digital mindset, pembentukan budaya kerja berbasis data, penyatuan layanan antar-unit, pelayanan berorientasi publik, serta inovasi berkelanjutan.

​"Implementasi kelima prinsip tersebut diharapkan mampu meningkatkan Indeks Pemerintah Digital (IPD) sebagai indikator kematangan di lingkungan Kemnaker sekaligus memperkuat kualitas pelayanan publik di bidang ketenagakerjaan," tutup Anwar.

(Emn/Nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait

Berita Terbaru