Habib Syarief Minta Pemerintah Evaluasi Program Internship Usai Rentetan Kematian Dokter
Habib Syarief mendesak evaluasi total program internship dokter usai rentetan kematian peserta dan meminta polisi mengusut tuntas kasus dr Siti Zahra.
Nusantaraterkini.co, JAKARTA – Anggota Komisi X DPR, Habib Syarief Muhammad, meminta kepolisian mengusut tuntas kasus meninggalnya dokter internship, dr Siti Zahra Maghfira, yang ditemukan tewas setelah terjatuh dari lantai 18 Apartemen Kalibata City, Jakarta Selatan, Minggu (26/7/2026).
Korban diketahui sedang menjalani Program Internship di RS Sentra Medika Cisalak, Depok, Jawa Barat. Habib Syarief menegaskan penyelidikan harus dilakukan secara menyeluruh untuk mengungkap penyebab pasti kematian korban sekaligus memberikan kepastian hukum bagi keluarga.
"Harus dipastikan apakah korban meninggal karena kecelakaan akibat terpeleset dan jatuh, atau memang sengaja mengakhiri hidupnya. Jika benar bunuh diri, apa faktor yang melatarbelakanginya juga harus diungkap secara terang-benderang," kata Habib Syarief, Selasa (28/7/2026).
Legislator dari Daerah Pemilihan Jawa Barat I itu menilai pengungkapan fakta secara utuh penting agar tidak memunculkan spekulasi di tengah masyarakat. Menurutnya, proses penyelidikan yang transparan juga menjadi bentuk keadilan bagi keluarga korban.
Selain itu, Habib Syarief menyoroti data Asosiasi Program Internship Dokter Indonesia dan Program Internsip Dokter Gigi Indonesia (Asosiasi PIDI-PIDGI) yang mencatat sedikitnya enam dokter internship meninggal dunia dalam kurun Februari hingga Juli 2026. Ia menilai rentetan peristiwa tersebut tidak dapat dipandang sebagai kasus yang berdiri sendiri, melainkan perlu menjadi perhatian serius seluruh pemangku kepentingan.
"Enam dokter internship meninggal hanya dalam waktu sekitar lima bulan merupakan angka yang sangat memprihatinkan. Ini harus menjadi perhatian serius semua pihak karena besar kemungkinan ada persoalan yang lebih mendasar dalam sistem pendidikan dan pelaksanaan program internship dokter," ujarnya.
Karena itu, Habib Syarief mendesak pemerintah segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan program pendidikan kedokteran, khususnya program internship. Menurutnya, evaluasi harus mencakup beban kerja peserta, sistem pembinaan, kesehatan mental, lingkungan kerja, hingga mekanisme pendampingan selama menjalani masa internship.
"Evaluasi total harus dilakukan. Pemerintah harus mengkaji apakah beban kerja, sistem pembinaan, kesehatan mental peserta, lingkungan kerja, hingga mekanisme pendampingan selama menjalani internship sudah berjalan dengan baik. Jangan sampai ada persoalan sistemik yang selama ini luput dari perhatian," tegasnya.
Habib Syarief menambahkan, negara memiliki tanggung jawab memastikan setiap peserta pendidikan profesi dokter memperoleh lingkungan belajar yang aman, sehat, manusiawi, serta bebas dari tekanan yang dapat membahayakan keselamatan maupun kesehatan mental.
"Program internship bertujuan mencetak dokter yang profesional dan kompeten, bukan justru menempatkan peserta pada kondisi yang mengancam keselamatan jiwa. Karena itu, hasil evaluasi harus melahirkan perbaikan nyata agar kejadian serupa tidak kembali terulang," pungkasnya.
(LS/Nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
EKONOMIAwal Pekan Loyo, Harga Emas Antam Jatuh ke Rp2.597.000 Per Gram
Rozie Winata·35 menit yang lalu -
POLITIKTolak Wacana Diusung 2 Fraksi di Pilpres 2029, Fernando Emas: Jangan Akali Aturan
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
EKONOMIRupiah Dibuka Melemah ke Rp17.920 per Dolar AS, Pasar Cermati Data Inflasi
hendra·1 jam yang lalu -
NASIONALASN Meninggal Saat Latsarmil Komcad, TB Hasanuddin Desak Evaluasi Total SOP Kemenhan
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
RELIGIRibuan Warga Palembang Padati Tabligh Akbar dan Maulid Nabi Bersama UAS di Kambang Iwak
Rozie Winata·2 jam yang lalu -
EKONOMIIHSG Diprediksi Melemah Hari Ini, Analis Ungkap Saham yang Layak Dicermati
hendra·2 jam yang lalu -
KRIMINALPolres Padangsidimpuan Gagalkan Penyelundupan 10 Kg Ganja, Satu Pelaku Diringkus
Rozie Winata·2 jam yang lalu -
SEPAKBOLAJohn Herdman Sebut Skuad Garuda Belum Turun dengan Kekuatan Penuh
Rozie Winata·3 jam yang lalu -
EKONOMIMichael Saylor Peringatkan Sistem Keuangan AS Harus Dibangun Ulang untuk Era AI
Rozie Winata·4 jam yang lalu -
INTERNASIONALKlaim Miliki Kendali Penuh, Trump Tolak Usulan Bersyarat Iran Terkait Pembukaan Kembali Selat Hormuz
Rozie Winata·5 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan