Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Gunung Marapi Erupsi Lagi, Semburan Abu Capai Ketinggian 1.500 Meter

Gunung Marapi Sumbar erupsi hari ini. Semburan abu 1.500m & waspada banjir lahar dingin. Update status Level II

Potret erupsi Gunung Marapi di Sumatera Barat pada  18 Februari 2026 lalu. (Foto: dok X/@zakiberkata)
Potret erupsi Gunung Marapi di Sumatera Barat pada 18 Februari 2026 lalu. (Foto: dok X/@zakiberkata)
A A

Nusantaraterkini.co, PADANG - Pos Gunung Api (PGA) melaporkan erupsi yang berada di Kabupaten dan Kabupaten , Provinsi (Sumbar) dengan lontaran abu setinggi 1.500 meter mengarah ke tenggara, Minggu (1/3/2026) pukul 15.11 WIB. 

"Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah tenggara," kata petugas PGA Ilhamdi Saputra di Kota Padang melansir Antara. 

Erupsi tersebut terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 29,8 milimeter, serta berdurasi sekitar 68 detik.

Selain itu, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi () juga mengingatkan adanya ancaman potensi , terutama bagi masyarakat yang bermukim di sepanjang aliran sungai yang berhulu dari puncak gunung api.

Kondisi tersebut, terutama saat terjadi hujan atau musim hujan. Kemudian, apabila terjadi hujan abu, masyarakat diimbau menggunakan masker penutup hidung dan mulut guna menghindari gangguan saluran pernapasan.

Petugas PGA secara berkesinambungan terus mengingatkan tumpukan material akibat letusan gunung api tersebut dapat menyebabkan munculnya aliran air yang sewaktu-waktu berpotensi terjadinya banjir .

Kondisi tersebut tidak bisa diabaikan karena sangat rentan dan berbahaya terutama saat hujan dengan intensitas tinggi. Hal yang paling mungkin terjadi yakni banjir lahar dingin seperti peristiwa 11 Mei 2024 yang menelan puluhan korban jiwa.

Saat ini, gunung api setinggi 2.891 meter di atas permukaan laut (MDPL) tersebut berstatus Level II atau Waspada. Artinya, masyarakat dilarang berkegiatan di dalam radius tiga kilometer dari pusat aktivitas (Kawah Verbeek).

(*/nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait

Berita Terbaru