Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

GSN di Padangsidimpuan, 4 Orang Positif Narkoba, Pelajar 16 Tahun Terdeteksi Ganja

Operasi GSN di Padangsidimpuan menjaring lima orang. Empat positif narkotika, termasuk pelajar 16 tahun yang terindikasi menggunakan ganja.

Kasat Narkoba Polres Padangsidimpuan AKP Juli Purwono saat wawancara dengan wartawan ( Foto : Rizal Oloan Nasution/Nusantaraterkini.co)
Kasat Narkoba Polres Padangsidimpuan AKP Juli Purwono saat wawancara dengan wartawan ( Foto : Rizal Oloan Nasution/Nusantaraterkini.co)
A A

Nusantaraterkini.co, PADANGSIDIMPUAN – Operasi Gerebek Sarang Narkoba (GSN) yang digelar tim gabungan di Kota Padangsidimpuan, Sumatera Utara, menjaring lima orang. Hasil pemeriksaan urine menunjukkan empat orang positif narkotika, termasuk seorang pelajar berusia 16 tahun yang terindikasi menggunakan ganja.

Operasi tersebut berlangsung di Lingkungan Layang-layang, Kelurahan Wek II, Kecamatan Padangsidimpuan Utara, Jumat (9/10/2026) siang. Kegiatan ini melibatkan Polres Padangsidimpuan, BNNK Tapanuli Selatan, Polisi Militer, Kodim 0212/TS, serta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

Kasat Narkoba Polres Padangsidimpuan, AKP Juli Purwono, mengatakan lima orang yang terjaring menjalani pemeriksaan urine. Empat orang dinyatakan positif narkotika, sedangkan satu orang lainnya dipulangkan setelah hasil pemeriksaan menunjukkan negatif.

“Dari kegiatan ini, kami mengamankan lima orang. Empat orang hasil tes urinenya positif narkotika, sedangkan satu orang negatif,” ujar Juli.

Empat orang yang dinyatakan positif terdiri atas tiga pria dewasa berinisial AS (34), AL (30), dan I (36), yang terindikasi menggunakan sabu. Sementara itu, seorang pelajar berinisial DL (16) dinyatakan positif ganja.

Petugas juga menemukan barang yang diduga ganja dari pelajar tersebut. Selanjutnya, DL akan diserahkan kepada BNNK Tapanuli Selatan untuk menjalani proses Tim Asesmen Terpadu (TAT). Penanganan serupa juga akan dilakukan terhadap tiga pria dewasa yang hasil tes urinenya positif sabu.

Menurut Juli, pelaksanaan GSN merupakan tindak lanjut instruksi Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Sonny Irawan dan perintah Kapolres Padangsidimpuan AKBP Noval NG Desky dalam upaya menekan penyalahgunaan narkotika.

Ia mengingatkan masyarakat agar menjauhi narkotika, baik sebagai pengguna maupun pengedar. Temuan seorang pelajar yang terindikasi menggunakan ganja dalam operasi tersebut, kata dia, menjadi perhatian serius dalam upaya melindungi generasi muda.

Sementara itu, Ketua Tim Rehabilitasi BNNK Tapanuli Selatan, Peri Nasution, menjelaskan bahwa asesmen diperlukan untuk mengetahui tingkat keparahan penggunaan narkotika dan menentukan bentuk penanganan yang sesuai bagi setiap orang.

Hasil asesmen akan menjadi dasar pertimbangan untuk menentukan kebutuhan perawatan lanjutan atau rehabilitasi rawat jalan.

“Apabila tingkat keparahannya sangat berat, akan kami rujuk. Jika tingkat penggunaannya ringan, akan kami laksanakan rawat jalan,” kata Peri.

Pelibatan BNNK dalam proses tersebut diharapkan dapat memastikan penanganan terhadap orang-orang yang terindikasi menggunakan narkotika dilakukan sesuai kondisi masing-masing serta ketentuan yang berlaku.

Operasi GSN ini menjadi bagian dari upaya kepolisian bersama instansi terkait untuk menekan penyalahgunaan narkotika di wilayah Padangsidimpuan, sekaligus mendorong penanganan yang tepat melalui asesmen dan rehabilitasi.

(Ron/.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait