Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Forum Pemuda Ono Niha Desak Ketua HIMNI Tapteng Transparan Terkait Kontrak Politik Paslon Mama

Forum Pemuda Ono Niha mendesak Ketua HIMNI Tapteng transparan soal realisasi kontrak politik dengan Paslon MAMA terkait keterwakilan warga Nias.

Dari kiri, Masinton Pasaribu, Marinus Gea, Ketua HIMNI Tapteng, Famoni Gulo, dan Mahmud Efendi Lubis saat foto bersama setelah penandatanganan kontrak politik dengan Masyarakat Nias Tapteng. (Foto: Jasman Julius Mendrofa/ Nusantaraterkini.co)
Dari kiri, Masinton Pasaribu, Marinus Gea, Ketua HIMNI Tapteng, Famoni Gulo, dan Mahmud Efendi Lubis saat foto bersama setelah penandatanganan kontrak politik dengan Masyarakat Nias Tapteng. (Foto: Jasman Julius Mendrofa/ Nusantaraterkini.co)
A A

Nusantaraterkini.co, TAPTENG– Forum Komunikasi Pemuda Ono Niha Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) melayangkan tuntutan keras terhadap Ketua Dewan Pimpinan Cabang Himpunan Masyarakat Nias Indonesia (DPC HIMNI), Famoni Gulo, Jumat (9/10/2026).

Mereka mendesak adanya transparansi dan pertanggungjawaban terkait realisasi kontrak politik yang disepakati bersama pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Tapteng, Masinton Pasaribu - Mahmud Efendi Lubis (MAMA), pasca-Pilkada November 2024 lalu.

Forum Komunikasi Pemuda Ono Niha, Lahagu menyatakan bahwa masyarakat Nias di Tapteng menaruh harapan besar pada butir-butir perjanjian kebudayaan tersebut. Salah satu poin krusial dalam kontrak politik yang disaksikan oleh Tokoh Nasional Prof. Yasonna H. Laoly dan Dr. Marinus Gea tersebut adalah komitmen pemberian porsi jabatan strategis (Eselon II/Kepala Dinas) bagi ASN berdarah Nias yang memenuhi syarat.

"Selama ini, keterwakilan masyarakat Ono Niha di jajaran birokrasi strategis Pemerintah Kabupaten Tapteng dinilai masih sangat minim. Kontrak politik tersebut semestinya menjadi jalan pembuka, bukan komoditas politik," ujarnya.

Ia menyayangkan sikap bungkam dan lambatnya pergerakan pengurus HIMNI Tapteng dalam mengawal janji-janji politik tersebut, bahkan memprotes adanya dugaan spekulasi sepihak yang memanfaatkan nama besar masyarakat Ono Niha demi kepentingan ekosistem proyek atau keuntungan pribadi pengurus.

"Pertanyaannya, apakah janji politik ini dilupakan Oleh Masinton Pasaribu atau justru tidak diperjuangkan secara serius oleh eksekutif HIMNI," ungkapnya.

"Jika Ketua HIMNI tidak mampu berkomitmen memperjuangkan hak masyarakat, kami secara tegas meminta beliau untuk mundur dari jabatannya," tegas Lahagu.

Merespons polemik yang berkembang, dinamika internal warga Nias di Tapteng memang sempat menghangat. Sejumlah aliansi pemuda sebelumnya juga sempat mengingatkan agar paguyuban adat tetap menjaga netralitas dan tidak terjebak dalam politik praktis. 

Di sisi lain, Famoni Gulo yang juga merupakan kader PDI Perjuangan dan anggota DPRD Tapteng dalam berbagai kesempatan menyatakan bahwa langkah yang diambil organisasi adalah demi memastikan adanya keterwakilan dan keadilan bagi warga Nias di Tapteng.

Forum Komunikasi Pemuda Ono Niha menegaskan, pihaknya kini tengah mempersiapkan langkah konstitusional untuk meminta klarifikasi formal. Mereka menyatakan siap turun ke jalan dan menggelar aksi demonstrasi jika dalam waktu dekat tidak ada itikad baik dari pengurus DPC HIMNI Tapteng untuk membuka dialog transparan mengenai kelanjutan pemenuhan hak-hak masyarakat Ono Niha.

(Jjm/.co).

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait