Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Jarak Pandang di Bawah 600 Meter Akibat Kabut Asap, Lima Penerbangan di Bandara SMB II Tertunda

Lima penerbangan di Bandara SMB II Palembang tertunda akibat kabut asap pekat dan jarak pandang di bawah 600 meter

Sebanyak lima jadwal penerbangan pagi di Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang, Sumatera Selatan terpaksa mengalami penundaan akibat terbatasnya jarak pandang yang dipicu oleh pekatnya kabut asap, Kamis (8/10/2026). (Foto: istimewa)
Sebanyak lima jadwal penerbangan pagi di Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang, Sumatera Selatan terpaksa mengalami penundaan akibat terbatasnya jarak pandang yang dipicu oleh pekatnya kabut asap, Kamis (8/10/2026). (Foto: istimewa)
A A

Nusantaraterkini.co, PALEMBANG - Sebanyak lima jadwal penerbangan pagi di Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel) terpaksa mengalami penundaan akibat terbatasnya jarak pandang yang dipicu oleh pekatnya kabut asap, Kamis (8/10/2026).

General Manager Bandara Internasional SMB II Palembang, Ahmad Syaugi Shahab menyampaikan, kebijakan penundaan ini diambil secara tegas demi mengutamakan keselamatan dan keamanan seluruh penumpang serta kru pesawat.

“Penundaan keberangkatan yang disebabkan oleh terbatasnya jarak pandang akibat kabut asap ini dilakukan guna menjaga keselamatan baik penumpang maupun kru pesawat,” ujar Syaugi.

Ia merinci, kelima penerbangan yang terdampak penundaan tersebut terdiri atas tiga keberangkatan dan dua kedatangan.

Tiga penerbangan keberangkatan yang tertunda meliputi maskapai Indonesia AirAsia dengan nomor penerbangan IU921 rute Palembang-Jakarta dan IU302 rute Palembang-Pangkalpinang, serta Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA101 rute Palembang-Jakarta.

Sementara itu, dua penerbangan kedatangan yang juga mengalami penyesuaian jadwal yakni Indonesia AirAsia dengan nomor penerbangan IU933 rute Yogyakarta-Palembang serta Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA102 rute Jakarta-Palembang.

Ia mengatakan jika penundaan terpaksa dilakukan karena kondisi jarak pandang di lapangan berada di bawah standar minimal keselamatan penerbangan, yakni hanya mencapai 600 meter.

Kondisi cuaca yang tidak ideal pada pagi hari tersebut mengharuskan pihak pengelola bandara melakukan penyesuaian operasional secara ketat guna mengantisipasi segala potensi risiko di udara.

“Hal ini tentu menjadi perhatian serius kami. Faktor keselamatan adalah harga mati dan tidak bisa ditawar dalam operasional penerbangan,” katanya.

Ia menambahkan, pihaknya secara berkala terus berkoordinasi dengan pihak maskapai, otoritas navigasi penerbangan, serta instansi terkait untuk memantau dinamika cuaca di sekitar bandara.

“Kami terus memantau perkembangan jarak pandang dan kondisi kabut asap dari waktu ke waktu untuk mendukung kelancaran operasional penerbangan di bandara ini,” tuturnya.

Pihak pengelola Palembang memastikan seluruh penerbangan yang tertunda akan diberangkatkan secepatnya begitu cuaca kembali bersahabat.

“Penundaan ini bersifat sementara dan akan terus kami evaluasi hingga kondisi jarak pandang benar-benar memenuhi standar keselamatan penerbangan, sehingga pesawat dapat melakukan keberangkatan maupun pendaratan dengan aman,” ungkap dia.

Terpantau, hingga pukul 12.35 WIB, kondisi kabut asap di Kota Palembang terus mengalami penebalan.

(Tia/Nusantaraterkini.co) 

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait