Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Empat Hari Pencarian, Siswi SD yang Hanyut di Sungai Musi Ditemukan Meninggal

Siswi SD yang hanyut di Sungai Musi, Empat Lawang, ditemukan meninggal dunia usai empat hari pencarian tim SAR.

Jasad Elsa yang telah diserahkan ke keluarga di Desa Rantau Dodor, Kabupaten Empat Lawang pada, Sabtu (9/5/2026). (foto: sar palembang)
Jasad Elsa yang telah diserahkan ke keluarga di Desa Rantau Dodor, Kabupaten Empat Lawang pada, Sabtu (9/5/2026). (foto: sar palembang)
A A

Nusantaraterkini.co,  — Gabungan berhasil menemukan (12), korban kedua yang hanyut dan tenggelam di , dalam kondisi meninggal dunia di Desa Rantau Dodor, Kabupaten Empat Lawang pada, Sabtu (9/5/2026) pukul 08.05 WIB.

Penemuan jasad Negeri 01 Sikap Dalam ini terjadi pada hari keempat pencarian, setelah korban ditemukan mengapung oleh warga dengan radius sekitar 9 kilometer dari lokasi awal kejadian.

“Alhamdulillah pada pencarian hari keempat seluruh korban akhirnya berhasil ditemukan. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh unsur SAR Gabungan dan masyarakat yang telah membantu proses pencarian sejak hari pertama hingga seluruh korban ditemukan,” ujar Kepala Kantor , Raymond Konstantin dalam keterangan tertulis yang diterima, Minggu (10/5/2026).

Raymond menjelaskan jika dengan ditemukannya Elsa, maka operasi SAR resmi dinyatakan selesai dan ditutup.

Sebelumnya, korban pertama bernama Bulan binti Ledi (12) telah lebih dahulu ditemukan pada Kamis (7/5/2026) di Desa Gelanggang, Kecamatan Talang Padang, atau sekitar 50 kilometer dari lokasi awal.

Peristiwa nahas tersebut bermula pada Rabu (6/5/2026) saat kedua korban bersama empat rekannya mandi di sungai sepulang sekolah dan terseret arus deras. Karena tidak memiliki kemampuan berenang, Elsa dan Bulan hanyut hingga tenggelam, sementara tiga rekan lainnya berhasil menyelamatkan diri ke tepian.

Atas kejadian ini, Raymond mengimbau warga untuk lebih waspada saat beraktivitas di sungai, terutama dalam mengawasi anak-anak.

Pihaknya menekankan bahwa keselamatan harus menjadi prioritas utama guna mencegah terulangnya tragedi serupa di masa mendatang.

“Peran pengawasan orang tua sangat penting agar kejadian serupa tidak kembali terjadi. Keselamatan harus selalu menjadi prioritas saat berada di sungai,” pungkasnya. 

(Tia/Nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait

Berita Terbaru