Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Dramatis, Pria Terjebak 7 Jam di Tiang Beton Diselamatkan Warga, 38 Korban Meninggal Akibat Banjir Aceh Tamiang

Editor:  Rozie Winata
Reporter: Muhammad Alfi
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Momen dramatis seorang warga di Aceh Tamiang yang terjebak banjir bandang selama tujuh jam di sebuah tiang beton diselamatkan menggunakan tali tambang di Kabupaten Aceh Tamiang. (Foto: dok istimewa)

Nusantaraterkini.co, ACEH TAMIANG - Sejumlah warga berhasil menyelamatkan seorang pria yang terjebak banjir bandang selama tujuh jam di sebuah tiang beton di Kabupaten Aceh Tamiang.

Penyelamatan ini pun berlangsung secara dramatis, karena hanya dengan menggunakan tali tambang agar tidak ikut terseret derasnya arus banjir.

Setelah tali tambang dilemparkan, pria tersebut pun terpaksa harus bergelantungan menggunakan tali menerobos derasnya arus banjir.

Di lokasi lainnya, seorang pria terlihat tengah berusaha menyelamatkan diri dengan cara bergelantungan di atas kabel listrik bertegangan tinggi. Namun hingga kini belum diketahui apakah pria tersebut berhasil selamat dari derasnya arus banjir.

Baca Juga : Tiket Pesawat di Aceh Melonjak hingga Rp8 Juta saat Bencana, DPR Desak Kemenhub Tindak Tegas Operator Nakal

Sementara itu, Bupati Aceh Tamiang Armia Fahmi mengatakan, dengan kondisi keterbatasan personel BPBD dan Tim SAR, membuat proses evakuasi warga yang terjebak banjir tidak dapat dilakukan secara maksimal.

Baca Juga : Wakapolri Kirim Water Treatmen dan Water Zone Mengatasi Krisis Air Bersih di Aceh Tamiang

"Memang jumlah personel masih sangat kurang kalau dibandingkan dengan idealnya. Jumlah terdampak ada 12 kecamatan, mungkin yang merasakan kehadiran mereka ada di Kecamatan Karang Baru, karena memang jumlah boat yang mereka punya ada 7 buah," sebutnya, Rabu (3/12/2025).

Sementara itu, akibat banjir bandang yang terjadi di Kabupaten Aceh Tamiang ini, sebanyak 38 warga ditemukan meninggal dunia lantaran terseret derasnya arus banjir dengan ketinggian air lebih dari tiga meter.

(cw4/Nusantaraterkini.co)