Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

DPR Restui Komjen Pol Suyudi Ario Seto Jadi Kapolri, Pelantikan Digelar Hari Ini!

DPR RI resmi setujui Komjen Suyudi Ario Seto sebagai calon Kapolri pengganti Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Ketua DPR RI Puan Maharani usai Rapat Paripurna DPR memberikan keterangan kepada wartawan, Kamis (1/10/2026). (Foto: Luki Setiawan/Nusantaraterkini.co)
Ketua DPR RI Puan Maharani usai Rapat Paripurna DPR memberikan keterangan kepada wartawan, Kamis (1/10/2026). (Foto: Luki Setiawan/Nusantaraterkini.co)
A A

Nusantaraterkini.co, JAKARTA โ€” Kursi Tribrata 1 (Kapolri) resmi berganti. secara resmi menyetujui pemberhentian Jenderal Polisi sekaligus merestui Komjen Pol sebagai calon tunggal Kapolri pengganti.

Keputusan krusial ini diketok langsung oleh Ketua Puan Maharani usai Rapat Paripurna DPR, Kamis (1/10/2026).

Puan menegaskan, seluruh proses transisi kepemimpinan Korps Bhayangkara ini telah bergulir sesuai mekanisme konstitusional, mulai dari Surat Presiden (Surpres) hingga uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) ketat di Komisi III DPR.

Komjen Pol Suyudi Ario Seto mengikuti uji kelayakan yang digelar Komisi III DPR RI. (Foto: YouTube @TVRParlemen)
Komjen Pol Suyudi Ario Seto mengikuti uji kelayakan yang digelar Komisi III DPR RI. (Foto: YouTube @TVRParlemen)

"Rapat Paripurna selesai menyetujui pemberhentian Jenderal Polisi Dr. dari jabatan Kapolri. Selanjutnya, Rapat Paripurna juga sudah menyetujui Komjen Polisi sebagai calon Kapolri," ujar Puan di kompleks parlemen.

Pastikan Tak Ada Kekosongan

Menepis potensi gejolak atau kekuasaan yang mandek, Puan memastikan transisi puncak pimpinan Polri ini berjalan mulus tanpa jeda. Ia membocorkan bahwa Presiden dijadwalkan langsung melantik Suyudi Ario Seto hari ini.

"Insyaallah hari ini rencananya Presiden akan segera melantik calon Kapolri yang tadi sudah ditetapkan oleh DPR. Sejujurnya tidak ada kekosongan terkait dengan jabatan Kapolri," tegasnya.

Terkait manuver Istana yang hanya menyodorkan satu nama tunggal dalam bursa calon Kapolri, Puan menilai langkah tersebut sudah lazim. Mengingat posisi ini merupakan pilar strategis keamanan negara, pengajuan calon tunggal adalah hak prerogatif mutlak Presiden.

"Nama yang diusulkan memang biasanya hanya satu calon, karena terkait dengan institusi Kepolisian Republik Indonesia," jelas politisi PDI Perjuangan itu.

Sementara itu, gelombang spekulasi mengenai mutasi susulan atau perombakan besar-besaran di jajaran perwira tinggi Polri pasca-pelantikan Suyudi diserahkan sepenuhnya oleh DPR ke tangan Presiden selaku pemegang hak prerogatif.

"Apakah akan ada penyesuaian atau tidak, itu nanti bisa ditanyakan kepada Presiden," pungkas Puan.

(LS/Nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait