Dorong Kepedulian Terhadap Lansia, Komunitas Raksaka Bhumi Kampanyekan Ruang Usia
kampanye ini berusaha mengurangi stigma negatif yang selama ini melekat pada panti jompo
Nusantaraterkini.co, MEDAN - Sebagai upaya meningkatkan kesadaran sosial masyarakat terhadap lansia, Komunitas Raksaka Bhumi dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Sumatera Utara (USU) menggelar kampanye sosial bertajuk "Ruang Usia" di panti jompo Guna Budi Bakti, Sabtu (4/10/2025).
Kampanye diawali dengan pra-event berupa dokumenter yang menampilkan pandangan generasi muda tentang panti jompo, di mana stigma negatif masih cukup kuat.
Kemudian pada main event, para mahasiswa bersama komunitas sosial Insan Nasional Bestari Indonesia (INBI) melaksanakan bakti sosial dengan berbagai kegiatan interaktif, seperti bermain, menyanyi, mewarnai dan sesi berbagi cerita, guna menunjukkan bahwa lansia dapat hidup bahagia dan aktif di panti jompo.
Baca Juga : Puluhan Lansia di Binjai Dapat Bantuan Atensi Sosial dari Kemensos
Ketua panitia, Syakirah dalam keterangannya, Jumat (10/10/2025) menyampaikan, tujuan utama kampanye adalah untuk mengedukasi masyarakat, terutama generasi muda, agar lebih memahami dan menghargai lansia.
Menurutnya, melalui interaksi langsung, kampanye ini berusaha mengurangi stigma negatif yang selama ini melekat pada panti jompo.
Hong Gwek Tin (63), salah satu lansia peserta, menyatakan bersyukur bisa tinggal di panti jompo ini.
"Berkat perawatan yang baik dan teman-teman yang kompak, saya merasa bahagia di masa senja saya," katanya.
Sementara itu, salah satu mahasiswa dari komunitas INBI juga mengatakan senang bisa ikut kegiatan ini.
Baca Juga : Jelang HUT ke-77, Polwan Samosir Berbagi Sembako kepada Lansia
"Ternyata opa dan oma di sini sangat menyenangkan dan penuh semangat. Pandangan saya tentang panti jompo benar-benar berubah setelah hadir langsung di sini," imbuhnya.
Untuk itu dia berharap, kampanye "Ruang Usia" dapat menjadi langkah awal dalam mengubah pandangan masyarakat tentang panti jompo.
"Dengan meningkatnya pemahaman dan empati masyarakat, diharapkan panti jompo tidak lagi dipandang sebagai ruang yang menjemukan, melainkan sebagai tempat yang mendukung kehidupan bermakna," ujarnya.
(Akb/Nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
-
NEWSVideo WBP Diduga Pesta Sabu Viral, Lapas Tebingtinggi Dirazia: Tim Gabungan Temukan Sajam Hingga Handphone
hendra·6 jam yang lalu -
SUMSELMenko Pangan Tinjau Pembakaran Perdana PSEL Palembang, Sampah Keramasan Mulai Diolah Jadi Listrik
hendra·6 jam yang lalu -
-
NASIONALTrump dan Xi Redakan Ketegangan, Dunia Menatap Babak Baru Hubungan AS-Tiongkok
hendra·7 jam yang lalu -
NEWSSurat Advokat Jadi Objek Perkara Pidana, Hasrul Benny: Ini Kriminalisasi Produk Advokat
hendra·7 jam yang lalu -
KRIMINALPolisi Gagalkan Pengiriman 296 Cartridge Etomidate dari Malaysia ke Medan, Nilainya Rp888 Juta
hendra·8 jam yang lalu -
INTERNASIONALKlaster Mewah Lapas Cibinong Diusut, Menteri Imipas Siapkan Sanksi hingga Pencopotan
hendra·8 jam yang lalu -
KRIMINALBea Cukai Gagalkan Peredaran 2,3 Juta Batang Rokok Ilegal di Kutai Kartanegara
hendra·9 jam yang lalu -
NEWS287,2 Ton Jagung Berhasil Dikirim Polres Binjai ke Bulog Medan Sejak Program Ketahanan Pangan Polri Diluncurkan
hendra·9 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan