Nusantaraterkini - Raja Charles III didiagnosis mengidap kanker selama menjalani prosedur mengobati pembesaran prostat yang diidapnya. Perdana Menteri Inggris Rishi Sunak pada Selasa, (6/2/2024) mengatakan, kanker Raja Charles III terdeteksi sejak dini.
“Untungnya, penyakit ini diketahui sejak dini dan sekarang semua orang berharap dia mendapatkan perawatan yang dibutuhkannya dan bisa pulih sepenuhnya,” kata Sunak kepada BBC.
Karena hal ini, perawatan kankernya telah dimulai dan Charles disebut akan menunda tugas publik.
Baca Juga : Hanya Tiga Orang di Dunia Bebas Pergi Kemana Saja, Ini Alasannya
Sunak mengungkapkan, dia rutin melakukan kontak dengan raja berusia 75 tahun itu setelah diagnosis kankernya keluar. Komunikasi mereka akan berlanjut seperti biasa.
"Kami akan menyelesaikan semuanya," lanjutnya.
Deteksi dini tetap menjadi kunci untuk mengobati berbagai jenis kanker. Melalui diagnosis Raja Charles ini, merupakan jenis kanker yang umum terjadi pada pria.
Baca Juga : 5 Penyakit Berbahaya yang Paling Banyak Menyerang Masyarakat Indonesia: Penyakit Ini Sangat Mematikan
Kondisi kesehatan Charles disebut sebagai awas bagi para pria. Sebab kanker tak pandang bulu dan bisa menyerang siapa saja. Diimbau, untuk memeriksakan diri, dan jujur kepada dokter serta keluarga terkait gejala apa pun yang mungkin telah dialami.
"Ya, benar, semua orang sama di mata kanker," kata Dr Scott Cooper, DO, dokter di departemen onkologi urologi di UPMC Hamot, dikutip dari Erie News.
Dr Cooper mengatakan hal yang dialami Raja Charles dan keterbukaannya tentang hal itu adalah pengingat yang besar bagi orang lain untuk tidak menunda dalam mengatasi gejalanya.
Baca Juga : Dua Hari Hanyut, Pria di Padangsidimpuan Ditemukan Meninggal
Pada pria, mulai dari pembesaran prostat hingga adanya darah di urine sampai keinginan buang air kecil terlalu sering bisa menjadi masalah besar. Seperti halnya yang dialami Charles, mengatasi satu masalah bisa membantu menemukan masalah lain sesegera mungkin untuk meminimalisir risikonya.
"Itulah mengapa sangat penting untuk berterus terang dan jujur kepada tenaga kesehatan tentang gejala Anda," ujar Dr Cooper mengingatkan.
(Ann/Nusantaraterkini.co)
Baca Juga : Jadi Korban Salah Sasaran, Pria di Medan Tewas Ditusuk Sekelompok Orang yang Tengah Tawuran
